Berjarak 1 KM dari Rumah, Walimurid Kecewa Anaknya tak Diterima di Sekolah Pilihan

MERTROTANGSEL.COM, Pamulang – Cangkri Wibowo, salah seorang walimurid tidak bisa menahan amarahnya, saat mengetahui anaknya tidak diterima di sekolah yang dituju.

Padahal rumah Cakri berjarak kurang lebih 1 km dari SMA Negeri 3 Tangsel, sekolah tujuan PPDB anaknya. Secara zonasi, jarak itu sangat dekat. Dia pun mencium ada keanehan dalam hal ini.

“Sistem zonasi seperti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB tak sesuai dengan implementasi di lapangan,” ketus dia ditemui di SMAN 3, Senin (1/7).

“Rumah saya kurang dari satu kilometer kok anak saya gak diterima,” sambungnya.

Dituturkan Cangkri, awalnya anaknya mendaftar dengan nomor antrean 186. Petugas di sekolah meminta dirinya wajib melengkapi surat keterangan sejak bermukim dari ketua RT asal domisili tinggalnya.

Kelulusan PPDB tak Kunjung Diumumkan, Walimurid Pertanyakan Kinerja Dindikbud Banten

“Yang ingin saya tanyakan alasan enggak diterima karena apa, karena kalau zonasi sesuai. Tapi semua petugas setiap saya tanya selalu bilang enggak tau,” sesalnya.

Ditanya apakah dirinya sempat mendengar ada dugaan jual beli kursi masuk sekolah negeri. “Feeling saya ke situ,” ketus dia lagi.

Hingga berita ini diturunkan pihak SMA Negeri 3 Tangsel belum ada yang berkenan dikonfirmasi.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here