Saka Anti Narkoba Tangsel Terima Penghargaan dari Wakil Presiden

METROTANGSEL.COM, Serpong – Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba pertama di Indonesia bentukan Kwarcab Pramuka Kota Tangsel, patut berbangga diri. Pasalnya, eksistensi mereka mulai diakui ditingkat nasional.

Ditandai dengan pemberian penghargaan langsung dari BNN pusat, yang diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di The Tribata Ballrom Hotel Jakarta, Rabu (26/6) lalu. Hadir menerima penghargaan Sekretaris Kwarcab Pramuka Tangsel, Nandang ACS.

Kepada metrotangsel.com, Minggu (30/6), Nandang mengungkapkan rasa bahagianya, karena tidak menyangka Saka Anti Narkoba binaan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel ini akan mendapatkan penghargaan.

“Penghargaan dari BNN pusat ini sebagai Saka Kwarcab tergiat dalam aksi P4GN dan Kwarcab Inovatif dalam pembentukan Saka Anti Narkoba pertama di Indonesia,” ungkap dia.

“Saat diinformasikan akan mendapatkan penghargaan kita kaget, dan begitu mendadak. Tapi syukur Alhamdulillah, penghargaan kami persembahkan untuk semua rekan-rekan Kwarcab dan BNN Tangsel,” tambah sosok yang diakrab K Nandang ini.

Usai menerima penghargaan tersebut, Saka Anti Narkoba Tangsel jelas tidak mau berpuas diri. Sebab, mereka memiliki keinginan agar segera terbentuk Saka Anti Narkoba Provinsi Banten.

Asyik! PMI Gratiskan Kantong Darah Khusus Warga ber-KTP Tangsel

Fasilitas Kenyamanan Gedung Lebih Kekinian, Pendonor Darah di PMI Naik 300 Persen

“Kita ingin lebih eksis. Saka Anti Narkoba Banten dibentuk. Dan Nasional juga ada nantinya. Sebagai penggagas, ini dulu (Saka Banten) dikuatkan. Soalnya, tingkat nasional sudah sangat welcome dengan Saka Tangsel,” tuturnya.

“Anggota DPR RI bahkan sudah mengundang kita rapat untuk mengetahui proses pembentukan Saka Narkoba ini,” urai dia.

Ditambahkan Sapta Mulyana, sebagai pioner, Saka Anti Narkoba Tangsel bertanggungjawab untuk menyelamatkan generasi muda di Indonesia, khususnya di Banten dan Kota Tangsel, melalui Saka Anti Narkoba ini.

“Kami ikut bertanggung jawab untuk menyelematkan generasi muda dari narkoba sehingga kami membentuk saka anti narkoba dan Tangsel kota pertama karena kita sama-sama mempunyai tekat untuk sama-sama membasmi narkoba di wilayah Tangsel, khususnya Banten,” ungkapnya.

Sapta juga menegaskan Saka Nasional (Sakanas) kelak diharapkan akan dilegalkan. Dengan catatan, Kwarda dan Kwarcab dikuatkan dulu.

“Sudah banyak tawaran dari anggota DPR dan mereka siap membantu untuk melegalkan Saka Anti Narkoba ini agar diakui ditingkat nasional. Mudah-mudahan,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here