Blangko KTP-el Kembali Kosong, Disdukcapil Sarankan Warga Ajukan Suket di Kecamatan

METROTANGSEL.COM, Serpong – Blangko KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel, kembali langka.

Karena itu, bagi pemohon yang hendak mengajukan permohonan pembuatan KTP, akan diberikan Surat Keterangan (Suket) pengganti KTP-el.

Kekosongan blangko KTP-el juga sudah diumumkan Disdukcapil sejak 25 Juni lalu, dengan dikeluarkannya surat pemberitahuan yang ditujukan kepada seluruh Camat, RT/RW se-Kota Tangsel. Surat ditandatangani Kepala Disdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan.

Berdasarkan surat bernomor 471.1 3/1209/ Idenduk terkait pelayanan pencetakan surat keterangan pengganti KTP-el itu menerangkan bahwa, terhitung tanggal 26 juni khusus pendaftaran cetak KTP-el melalui online di website dan manual di kecamatan ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

UIN Jakarta Terima 1.919 Peserta Jalur UM PTKIN

Ini Daftar 14 Pejabat yang Ikuti Seleksi Tahap II Lelang Jabatan Kepala Dinas

“Permohonan KTP-el dengan kategori karena perubahan elemen data rusak, pindah datang, hilang akan diberikan Surat Keterangan atau suket sebagai pengganti KTP-el,” demikian bunyi edaran ini.

Selain itu, juga disebutkan, Suket pengganti KTP-el dicetak di kantor kecamatan masing-masing sesuai domisili penduduk dan tidak dicetak di kantor Disdukcapil sesuai dengan tata cara dan persyaratan yang ditentukan. 

“Pencetakan KTP-el bagi yang sudah diterbitkan suket akan dilayani apabila ketersediaan blanko sudah terpenuhi dan pemohon agar mengajukan kembali permohonan pencetakan KTP-el,” sebut Dedi dalam edaran itu.

Suket pengganti KTP-el berlaku 6 bulan dan pemohon wajib melakukan penggantian selama blanko KTP-el, belum tersedia.

“Suket KTP-el yang tercetak tidak otomatis dicetak fisik KTP-el, melainkan pemohon wajib mengajukan cetak ulang cetak ulang di kantor kecamatan masing-masing dan tidak di kantor Disdukcapil apabila blanko sudah tersedia,” tegas Dedi sesuai edaran yang beredar. 

Surat edaran Disdukcapil ini juga ditembuskan kepada Walikota Tangerang Selatan, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Wakil Walikota Tangerang Selatan, serta Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Banten.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here