Antisipasi Kursi Dewan Kosong 19 Hari, DPRD Segera Konsultasi ke Kemendagri

Anggota Komisi I DPRD Tangsel, Aminudin.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Komisi I bersama Sekretatiat DPRD Tangsel berpacu dengan waktu mengantisipasi kekosongan kursi DPRD, mengingat pelantikan anggota legislator baru dipastikan mundur dari schedule.

Ditemui usai rapat bersama antara Bawaslu dan KPU, Kamis, (4/5), anggota Komisi I DPRD Tangsel, Aminudin mengatakan, pihaknya secepatnya akan berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri maupun Provinsi Banten, meminta diskresi persoalan tersebut.

“Kita akan temui Walikota Tangsel dulu sebelum ke Kemendagri. Setwan sedang mempersiapkan jadwalnya sekarang ini. Intinya secepatnya kita temui Mendagri,” ungkap Aminudin, kepada metrotangsel.com.

Lanjut Aminudin, terkait rapat dengan KPU dan Bawaslu, itu karena dewan meminta masukan mereka terkait dengan molornya jadwal pelantikan dewan baru.

Dan kata dia, rekomendasi dua lembaga itu, menemui Mendagri untuk mengetahui solusinya seperti apa nantinya.

Tunggu Putusan MK, Pelantikan Legislator Baru Dipastikan Tertunda

“MK saja baru membuat keputusan (gugatan pileg) tanggal 9. Sementara pelantikan seharusnya tanggal 7. Berarti kan ada kekosongan tuh. Ini menjadi kekhawatiran kita. Kekosongan ini mau digimanakan?,” jelas Aminudin.

Menurutnya, waktu yang tersisa hanya tinggal sebulan lamanya. Maka mau tidak mau, pihaknya harus segera berkonsultasi.

“Setelah ada keputusan dari MK, baru MK mengeluarkan rekomendasi ke KPU untuk melaksanakan penetapan,” tuntasnya.

Tahun Ini, Tangsel Bakal Punya Rumah Dinas Wali Kota Senilai Rp. 9,4 Miliar

Seperti diberitakan sebelumnya, Mundurnya jadwal pelantikan tersebut karna adanya gugatan peserta pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang belum diputuskan.

“Harus menunggu putusan MK keluar dulu baru bisa pelantikan,” ungkap Ketua Badan Pengawas Pemilu Tangsel, M Acep, ditemui metrotangsel.com, usai rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPRD Tangsel, Kamis, (4/7).

Dijelaskan Acep, putusan gugatan MK oleh partai, baru keluar antara tanggal 6-9 Agustus. Artinya, akan ada kekosongan hingga penetapan caleg terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dan penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU, memiliki waktu paling lama lima hari untuk mempersiapkan penetapan caleg terpilih, paska keputusan MK.

Lewat dari itu, Sekretariat DPRD dan Pemkot Tangsel akan mengajukanya ke Provinsi dengan tenggat waktu 14 hari.

“Lima hari persiapan setelah keputusan MK. Jadi kalau lewat, tinggal hitung aja. Lima hari ditambah 14 hari, berarti ada 19 hari kekosongan kursi lembaga DPRD ini,” jelas Acep. (sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here