Masih Betah “Dikontrakin”, Pemkot Belum Rencanakan Bangun Rumdis Wakil Wali Kota

H. Benyamin Davnie

METROTANGSEL.COM, Setu – Pemkot Tangsel rupanya sama sekali belum berpikir akan membangun rumah jabatan atau rumah dinas untuk wakil wali kota.

Artinya, mau tidak mau wakil wali kota tetap harus “dikontrakin” rumah dengan biaya sewa mencapai Rp 220 juta setahun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Warman Syanudin mengatakan, rencana pembangunan rumah dinas untuk wakil wali kota sama sekali belum ada pembahasan.

“Rumah dinas untuk wakil wali kota, belum ada. Ya belum ada,” kata Warman, dihadapan media di gedung DPRD Tangsel, Senin (8/7).

Ditemui usai menghadiri rapat paripurna LKPJ APBD 2018, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bla-blakan mengaku tidak memiliki rumah dinas selama dia menjabat.

Hanya saja, kata Benyamin, disewakan dengan biaya APBD ada. Dan selama menempati rumah dinas sewa ini, Benyamin acapkali berpindah-pindah.

Hampir Dua Periode Menjabat, BPKAD Tidak Pernah Anggarkan Sewa Rumah Dinas Wali Kota

Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018 Ditetapkan, Airin Ucapkan Terimaksih

“Kalau saya dulu sewa rumah, kurang lebih saya lima kali pindah, kurang lebih Rp 125 juta per tahun,” ujar Benyamin.

“Pertama di delatinos, terus ke Giri Loka, di Giri Loka saya pindah dua kali, empat tahun di situ. Sekarang di Green Cove, di Green Cove saya tiga kali pindah. Itu disewain Pemkot. Biayanya Rp 220 juta setahun. tegasnya.

Bagi Bang Ben, sewa rumah dinas tidak masalah baginya karena rumah pribadinya ada di Kota Tangerang. “Kalau ogut nyewa terus, kan rumah saya di Tangerang. Rumah pribadi saya di Tangerang,” tandasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here