Siswa SWA Peraih Emas OSN 2019, David : Matematika Itu Seru

David Shane Goh, siswa Sinarmas World Academy BSD.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Pelajaran matematika bagi sebagian besar orang, khususnya kalangan pelajar dianggap salah satu yang tersulit. Karena harus memecahkan rumus dan berbagai metode didalamnya. 

Tapi bagi David Shane Goh, siswa Sinarmas World Academy BSD, Serpong, Kota Tangsel, matematika sangat menyenangkan dan seru. Tidak perlu ditakutkan. Mempelajari matematika, sama halnya dengan bidang studi lainnya. 

Peraih medali emas OSN 2019 jenjang SMP bidang Matematika untuk Kontingen Banten itu mengaku, awalnya dia juga tidak terlalu memahami matematika. 

Tapi karena dia terus mengasah kemampuanya, lama kelamaan David pun menjadi bisa dan meraih sejumlah prestasi membanggakan hingga dia duduk dibangku SMP seperti sekarang ini. 

“Dari SD kelas 2, saya sudah suka dengan pelajaran matematika. Bagi saya, matematika seru,” kata David ditemui di sekolahnya, Sinarmas World Academy, Senin (15/7). 

Menurut anak kedua dari tiga bersaudara itu, ketika sudah memahami matematika itu seperti apa, pasti sangat menyenangkan dan bahkan bikin addict (kecanduan).

“Kita harus terus belajar dan mengasah kemampuan dengan mengerjakan rumus-rumus yang ada. Jangan patah semangat ketika pada kesempatan pertama kedua atau ketiga gagal. Harus mencoba terus,” tegas siswa yang bercita-cita menjadi engineer itu. 

Tahun Ajaran Baru, Tangsel Keluarkan Edaran Dua Jam Tanpa Gadget

Bagi David, ikut sebuah kompetisi memberikan tantangan tersendiri. Pun demikian ketika dia mewakili Banten dalam ajang OSN di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Kalah menang bagi siswa yang menguasai tiga bahasa itu, hal yang sangat lumrah.

Selain dari diri sendiri, support dari orang sekeliling kita juga sangat berperan dalam kesuksesan seseorang. Baik itu teman dekat, kelurga, maupun guru di sekolah. 

“Orangtua dan guru sering support. Kalau kalah tidak perlu diratapi. Jangan berdiam diri. Harus bisa mencari titik dimana letak salahnya untuk diperbaiki kemudian,” tandasnya.

“Saya dari SD hingga saat ini sudah sering ikut lomba baik ditingkat kota, nasional maupun internasional. Dan kalah menang harus diambil sisi positifnya. Kalah jangan langsung menyerah. Menang juga jangan cepat berpuas diri,” saran David.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here