Di Pamulang, Gadis 16 Tahun “Digilir” Pengantar Galon dan Temannya di dalam Gubuk

METROTANGSEL.COM, Serpong – Perasaan cinta dan sayang Jaya Permana (19) pada kekasihnya, NMY (16) ternyata hanya gombalan semata.

Buktinya, ia tega menggauli gadis belia itu di sebuah gubuk tidak terpakai di wilayah Reni Jaya Pamulang, Kota Tangsel.

Parahnya lagi, perbuatan bejat Jaya yang sehari-hari bekerja sebagai pengantar galon air itu, tidak dilakukan sendirian.

Dia mengajak serta temannya Syahbandi alias Dimas (22), yang bekerja di sebuah laundry untuk ikut menyetubuhi korban.

Keduanya menyetubuhi korban secara bergantian tanpa ada perlawanan berarti dari korban.

Awalnya, perbuatan bejad itu dilakukan tersangka Syahbandi, sementara Jaya menunggu giliran.

Atas perbuatanya, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dengan sangkaan pasal 81 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Kapolres Tangsel, Ajun Komisaris Besar Ferdy Irawan mengatakan, peristiwa miris yang merenggut keperawanan korban NMY terjadi pada Minggu, (16/6) lalu sekira pukul 01.00 dinihari.

Lanjut Kapolres, kakak korban yang beralamat di Kampung Ciater Barat, RT 004/002, Ciater, Serpong, Tangsel yang curiga dengan tingkah laku NMY dan tidak pulang ke rumah dalam beberapa hari setelah kejadian nahas itu.

Korban pun akhirnya mengaku jika sudah disetubuhi kedua tersangka. Persetubuhan oleh kedua tersangka terhadap korban bahkan sampai pada tahap penetrasi dan mengeluarkan sperma dalam vagina korban.

Kakak korban lantas melaporkan kejadian itu kepada kepolisian, yang akhirnya ditindaklanjuti dengan menangkap kedua tersangka.

“Kejadianya Minggu 16 Juni lalu, di sebuah gubuk Perumahan Reni Jaya, Pamulang,” kata Kapolres ditemani Kasatreskrim Ajun Komisaris Muharram Wibisono, saat gelar perkara dihadapan media Selasa (16/7).(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here