Harga Cabai di Pasar Cimanggis Merangkak Naik, Diduga Ulah Tengkulak

foto dok. lip6

METROTANGSEL.COM, CIPUTAT – Dalam sepekan terakhir, harga sejumlah komoditi seperti sayur mayur terutama cabai rawit  di Pasar Cimanggis Ciputat, Tangsel merangkak naik.

Naiknya komoditas tersebut membuat pedagang kebingungan. Padahal menurut mereka, tidak ada momen perayaan hari besar yang menjadi faktor utamanya pada bulan Juli ini.

Salah seorang pedagang, Yono (41) mengatakan, harga cabai meroket dua kali lipat dari Rp 30 ribu per kilogram, menjadi Rp 70 ribu per kilogram untuk saat ini.

“Sudah seminggu harga cabai naik. Baik yang keriting maupun cabai rawit,” kata Yono, kemarin.

Lanjut Yono, terkait dengan kenaikan harga cabai, dia mengaku hanya tahu informasi dari bos nya yang ada di Bogor. Tapi untuk alasan kenapanya, dia tidak tahu.

“Ya enggak tahu juga naiknya kenapa. Katanya mah gagal panen, tapi barangnya ada,” ujar Yono.

Ia menduga naiknya harga cabai hanya permainan tengkulak dan bandar saja. “Permainan tengkulak saja itu mah. Enggak ada yang ngawasin sih,” ujarnya.

Ia menyesalkan kenaikan harga cabai yang merugikan pedagang ini. Karena sudah jelas berimbas pada menurunnya pembeli. “Kalau harga naik gini pengeteng yang rugi. Buat balik modal saja susah,” keluhnya.

Salah seorang pembeli, Ratih (35) mengaku kesal dengan naiknya harga cabai. Jika normalnya harga Rp 30 ribu dia bisa mengantongi banyak cabai, kini turun.

“Beli mah enggak kurang, cabenya aja yang kurang kan harganya naik. Beli mah sama 50 ribu, biasa dapat satu setengah kilo, sekarang mah setengah kilo enggak ada,” ujarnya kesal.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here