Niatnya Sudah Direncanakan, Jaya : Mau Berbagi Kepuasan Aja dengan Teman

Kedua tersangka pencabulan anak dibawah umur. Pacar korban, Jaya Permana (kiri) dan Syahbandi alias Dimas (kanan).

METROTANGSEL.COM, Serpong – Entah apa yang ada di benak tersangka Jaya Permana (19) ini. Meski pacarnya NMY (16) dirudapaksa temannya, Syahbandi alias Dimas (23), dengan enteng dia mengaku tidak apa-apa.

Alih-alih mengaku menyesali perbuatannya, Jaya yang berpostur tidak terlalu tinggi itu dengan enteng mengucapkan kata tidak apa-apa ini. Raut wajahnya, sama sekali tidak menggambarkan rasa berdosa atau bersalah.

Bahkan ketika saat ditanya metrotangsel.com kenapa tega melakukan persetubuhan itu kepada korban NMY, dengan mengajak serta temannya? Dengan cekatan Jaya yang terlihat berkumis tipis itu menjawab, ingin berbagi dengan temannya.

Ditegaskan lagi berbagi apa, Jaya menjawab, berbagi kepuasan. “Ingin berbagi saja. Berbagi kepuasan,” jawab Jaya yang memiliki warna kulit agak gelap itu enteng.

Ditanya lagi apakah perbuatan itu sudah direncanakan sebelumnya. Lagi-lagi Jaya melontarkan jawaban yang bikin geleng kepala. “Iya. Sudah direncanakan,” jawabnya tegas.

Namun saat ditanya apakah perbuatan mereka terinspirasi film dewasa, Jaya tidak menjawabnya. Dia hanya memandang lurus ke depan tanpa mengucapkan satu katapun.

Sementara itu, tersangka Syahbandi yang bermata belo tidak banyak bicara. Dia hanya menunduk, dan sesekali memperhatikan pewarta yang sibuk mengulik info seputar perbuatan mereka.

Di Pamulang, Gadis 16 Tahun “Digilir” Pengantar Galon dan Temannya di dalam Gubuk

Lebih Sayang Teman, Jaya Rela Pacarnya Dirudapaksa di Depan Mata

Sebelumnya, Kapolres Tangsel, Ajun Komisaris Besar Ferdy Irawan membenarkan aksi persetubuhan NMY oleh Jaya dan Syahbandi atas alasan perkawanan.

Perbuatan itu bahkan dilakukan terlebih dahulu oleh Syahbandi di depan mata Jaya sendiri di sebuah gubuk tidak terpakai di wilayah Reni Jaya, Pamulang.

Kapolres menceritakan kronologis kejadian itu, korban NMY pertama kali diajak oleh tersangka Jaya yang berstatus pacar korban untuk ketemuan.

“Saat sudah bertemu, tersangka Jaya langsung mengajak korban jalan-jalan hingga tibalah di sebuah gubuk perumahan Reni Jaya. Ternyata di situ, sudah ada tersangka lain yakni Syahbandi yang sudah menunggu,” jelas Kapolres saat rilis perkara, Selasa (16/7).

Ditanya apakah tersangka dibawah pengaruh obat terlarang atau alkohol, Kapolres menegaskan perbuatan itu dalam keadaan sadar. “Keduanya sadar alias tidak terpengaruh alkohol atau obat terlarang,” tutupnya.

Untuk korban NMY, pihaknya akan memberikan trauma healing dengan menggandeng Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangsel.

Sementara kedua tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara sesua sangkaan pasal 81 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here