Sedang Menerima Tamu, Kabid Smart City Diskominfo Tangsel Tiba-tiba Meninggal

METROTANGSEL.COM, Balekota – Nasib, rezeki dan jodoh semuanya gaib. Tidak ada satupun yang mengetahui kapan akan dihadapkan pada hal ini. Termasuk juga kematian.

Begitu juga yang dialami Isep Cuarsah, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota Tangsel, yang menjabat Kabid Smart City Statistik dan LPSE pada Dinas Komunikasi dan Informatika menghembuskan nafas terakhir ketika sedang menerima tamu di di ruang kerjanya di Gedung 1 Lantai 6, Selasa (16/7), sekira pukul 12.00 wib.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, sosok yang dikenal kalem dan santun itu, sempat diberikan pertolongan medis dengan dibawa ke RSU Tangsel. Namun nasib lain.

Salah seorang saksi, Imam Wahyudi (18), petugas kebersihan sekitar lantai itu mengatakan, saat tengah membersihkan lantai di sekitar lokasi, tiba-tiba ia dipanggil tamu yang tadinya berada di dalam ruangan almarhum.

“Tadi si pas lagi pada istarahat. Terus ada yang minta tolong buat gotong orang (almarhum, red). Katanya sesak nafas terus jatuh begitu saja,” katanya.

Lanjut Imam, setelah almarhum digotong ke atas sofa sejenak, langsung dipanggilkan dokter sebelum dibawa ke klinik sekitar areal puspem. Dari klinik, baru dibawa ke RSU Tangsel dengan ambulance.

Ironisnya, dua lift yang ada di Gedung 1 Pemkot Tangsel, hanya bisa berfungsi satu saja. Sehingga almarhum harus digotong melewati tangga darurat.

“Digotong lewat tangga, liftnya mati satu. Pas digotong kakinya udah biru. Tapi pas di lantai 3A lift berenti, langsung pake lift turun kebawah,” cerita Imam.

Sementara itu, salah satu pegawai Diskominfo Tangsel Yuda, yang ikut menggotong korban sempat mengintrogasi tamu tersebut.

Saksi lain, Ramdan menceritakan, berdasarkan keterangan tamu yang sempat mengobrol dengan almarhum. Isep sempat mengeluhkan rasa sakit di kepala dan nyeri pada bagian dada.

“Pas almarhum megang jidat langsung jatuh nyusruk ke arah depan,” terang Ramdan.

Tamu bersama pegawai Diskominfo Kota Tangsel pun panik. Isep langsung dibopong untuk dibawa ke ruang pos kesehatan yang terletak di lantai dasar gedung SKPD 2.

Dokter jaga yang mendengar kabar sempat ingin menjemput Isep. Almarhum yang tiba di ruang pos kesehatan dinyatakan oleh dokter telah meninggal dunia. “Pak Isep sempat mengeluarkan air seni,” jelasnya.

Almarhum kini telah dibawa ke kediamannya di Jalan Pinang Mas, Villa Pamulang Mas Blok E 3 Nomor 1 untuk nantinya akan disemayamkan.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here