50 Anggota Paskibra Tangsel Digenjot Latihan Fisik

METROTANGSEL.COM, Balekota – Purna Paskibrakaba Indonesia (PPI) Kota Tangsel terus menggenjot latihan fisik kepada 50 pasukan pengibar bendera (paskibra) yang disiapkan bertugas pada upacara 17 Agustus mendatang.

Ketua PPI Tangsel Warta Wijaya menyampaikan, paskibra memulai tahapan pelatihan sejak (9 /7) lalu dan terus menerus hingga menjelang 17 Agustus.

“Pelatihan setiap hari Senin sampai Minggu kecuali Jumat libur. Pagi sampai pukukl 16.00 WIB,” katanya.

Lokasi pelatihan selain di Pemkot juga di lapangan Cilenggang, Serpong, tempat dimana nanti digelar upacara hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus. “Latihan di pelataran Puspem berakhir tanggal 22 Juli ini,” urai dia.

Sementara pada 1 Agustus, latihan diarahkan ke Yonkav dengan bimbingan dari Yonkav. “Selanjutnya di Cilenggang sampai hari kemerdekaan. Di Yonkav fokusnya sama, lebih ke formasi penyamaan langkah,” tambahnya.

“Paskibraka nanti akan bergabung dengan Pasukan Yonkav yang mana disebut sebagai pasukan 45 bakal ikut prosesi pemasangan bendera kemerdekaan,” tuturnya.

Staf Bidang Pengembangan Pemuda sekaligus pembina Paskibraka, Eka Imelda Novitasari menambahkan hingga akhir bulan ini masih di Puspem dan setiap weekend orientasi di lapangan Cilenggang. dan mulai Agustus rencana akan full di Cilenggang.

“Untuk minggu depan rencana di Yonkav tapi belum pasti, karena masih menyesuaikan jadwal lapangan Yonkav,” jelas mantan Paskibraka 1990 sekaligus pembina Paskibraka Nasional dan Wabendum Pengurus Pusat PPI.

Untuk saat ini, pelatihannya lebih difokuskan pada PBB, pengembangan karakter. Sedangkan untuk pelatihan fisik, dilakukan setiap pagi sebelum kegiatan. Ada senam dan lari, push up selama satu jam sebelum sarapan baik laki-laki dan perempuan. Semua sama tidak ada perbedaan.

Para pelatih pun mulai mencari calon-calon potesnial untuk posisi Danpok dan Pembawa Baki. Semua Capaska secara bergantian diberikan kesempatan untuk berlatih diposisi-posisi itu.

Selain dicari yang terbaik, semua Capaska diberi kesempatan mencoba agar sewaktu-waktu ada perubahan posisi mereka biasa siap. Semua Capaska harus bisa dan mampu ditugaskan diposisi manapun.

“Setiap latihan dibagi beberapa kelompok.Tapi yang utama tetap latihan dasar PBB,” pungkasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here