Pemkot Desak Pengembang Besar Selesaikan Kewajiban Serahkan Lahan TPU

METROTANGSEL.COM, Serpong – Pemkot Tangsel dipastikan akan membangun Tempat Pemakamam Umu (TPU) Terpadu, Sarimulya, yang berlokasi di Kampung Curug, RT 01/01, Babakan, Setu.

Namun hingga saat ini, dari target 20 hektare lahan yang akan dimanfaatkan, baru 7 hektare yang sudah diserahkan pengembang. Tersisa 13 hektare lagi.

“Dari 20 hektare tujuh hektare beres. Makanya, kita mendesak pengembang agar segera merampungkan proses pembelian lahan dan menyerahkannya kepada pemkot,” ungkap pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, Teddy Meiyadi, kemarin.

Menurutnya, hingga kini masih ada negoisasi harga tanah pengganti dari pengembang kepada pemerintah daerah. Ia menargetkan tahun ini pengadaan tanah untuk lahan TPU sudah rampung.

Teddy menerangkan, tanah dibeli oleh pengembang yang memiliki kewajiban 2 persen dari total luas lahan yang dimiliki untuk menyediakan pemakaman.

Sampah Situ Tujuh Muara Menumpuk, Begini Keinginan dan Keluhan Pelajar

“Kan enggak mungkin setiap hotel atau cluster ada kuburan. Makanya duitnya ditaruh di sini,” jelas Teddy.

Harga tanah yang sekarang dipatok, lanjutnya, senilai Rp1,5 juta per meter. Dahulu hanya seharga Rp.500 ribu per meter.

“Ini menjadi suatu kendala. Sesuai terget RPJMD, pembangunan makam Sari Mulya harus kelar,” tuntasnya.

Seperti diketahui, pembebasan yang dilakukan oleh pengembang ini sesuai dengan Perda Kota Tangsel Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pemakaman dan Penguburan jenazah.

Pada pasal 4 disebutkan, pengembang wajib menyediakan lahan TPU seluas 2 persen dari luas perumahan yang diizinkan.

Teddy menyebut, pihaknya sudah melakukan rapat dengan tiga pengembang yang ada yakni BSD, Bintaro dan Alam Sutera, terkait dengan lahan ini.

“Pengembang akan segera memenuhi kewajibannya menyediakan lahan untuk TPU. Tahun ini harus segera mereka lakukan pembelian dan menyerahkannya ke Pemkot Tangsel,” pungkasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here