Sudah Diserahterimakan, DBPR Lepas Tangan Perawatan Sapras Gedung Dewan 

Gedung DPRD Tangsel
METROTANGSEL.COM, Serpong – Proses pembangunan gedung DPRD Kota Tangsel dipastikan berakhir. Pasalnya, DBPR sudah lepas tangan usai serahterima kunci kepada pengguna anggaran (DPRD, red) yang terkesan “dipaksakan” beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Bangunan dan Perkantoran, Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel, Hendri Sumawijaya mengutarakan, pembangunan gedung DPRD setempat sudah off.
Menurutnya, tidak ada lagi rencana pembangunan gedung meski sejauh ini sarana prasarana dan fasilitas serta kondisi sejumlah ruangan masih sangat berantakan. Jauh dari kata layak.
“Sudah off kita. Off. Sudah cukup. Ya. Nanti kalau ada pembangunan lagi, kesanya nanti pembangunanya ga selesai-selesai. Sudah cukup,” ungkap Hendri ditemui metrotangsel.com, beberapa waktu lalu.
Sejauh ini, lanjut Hendri, fasilitas yang ada di gedung DPRD sudah dipenuhi semua. Pemasangan interior yang memakan dana senilai Rp 14,5 miliar sebelumnya juga sudah dipenuhi pihaknya.
“Genset sudah ada. Akses sudah berfungsi. Air sudah ada. Sudah cukuplah. Tandon air juga sudah ada. Tandon air itu kan,” tegasnya.
Sementara terkait perawatan sarana prasarana gedung dewan saat ini, Hendri menyerahkan kepada pengguna anggaran. Pasalnya, kewenangan perawatan dari pihaknya selama 6 bulan sebelumnya, sudah berakhir.
“Karena kita masa perawatan atau pemeliharaan gedung hanya enam bulan kewenangan kita. Dari Januari hingga Juni. Sudah selesai. Setelah itu, sepenuhnya dikembalikan lagi kepada OPD pengguna,” tegasnya.
Namun Hendri menegaskan, untuk kelanjutan perawatan gedung wakil rakyat itu akan dibahas lagi dengan pihak Sekwan. “Nanti ada pertemuan dengan Sekwan untuk rencana kelanjutan perawatan gedung,” sebutnya.
Berbeda dengan Hendri, Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian DPRD Tangsel Yanuar menegaskan, untuk perawatan gedung masih menjadi tanggungjawab dan kewenangan dari DBPR.
Termasuk perawatan pagar, interior, plafon dan fasilitas lainnya yang menurut dia masih butuh perbaikan sana-sini.
“Perawatan masih kewenangan DPBR. Kita minta mereka memperbaiki pagar depan, taman, signboard dan parkiran untuk pelantikan dewan yang baru,” urai mantan Kepala Dinas Pariwisata itu.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here