Blokade Jalan Menuju SMPN 13, Akibat Mantan RW Kecewa Siswa Titipan tak Diakomodir

Wakasek Kesiswaan SMPN 13, Lina Marlina.

METROTANGSEL.COM, Ciputat – Aksi blokade jalan menuju SMP N13 oleh warga Jalan Beruang, Pondok Ranji, Ciputat, Tangsel, Senin (22/7), ternyata kekecewaan mantan Ketua RW setempat, Wahab, yang diketahui siswa titipannya tidak diakomodir.

Dari pengakuan Wahab sendiri, pengurus lingkungan kerap diminta bantuan memasukan siswa ke SMPN 1e.

“Saban tahun warga kerap meminta tolong kepada saya selaku RW atau tokoh masyarakat,” kata Wahab.

“Biasanya juga kalau orang minta tolong, pasti ditolong. Tapi tahun ini tidak,” kata Wahab ditemui di lokasi.

Bantah Ada Pungli dan Tegaskan tak Menerima Siswa Titipan.

Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMPN 13, Lina Marlina memaklumi kekecewaan warga. Hanya, kata dia, sesuai aturan yang berlaku, tidak mungkin sekolah menerima calon siswa yang tidak memenuhi persyaratan.

“Saya mengerti kekecewaan orangtua saya, sesepuh kampung sini, pak Wahab. Tapi kita bekerja sesuai prosedur, berdasarkan aturan sistem PPDB,” jelas Lina.

“Tidak ada tuh yang namanya jalur belakang atau bayar-bayar. Itu namanya sudah pungli. Kalau tidak memenuhi syarat, mau diapain lagi. Iya kan,” sambung Lina.

Terkait dengan namanya yang disebut-sebut warga, Lina siap mengambil langkah tegas dengan melayangkan somasi jika namanya tidak terbukti berbuat curang.

“Saya punya keluarga. Saya harus menjaga nama baik dan keluarga. Kalau terbukti hoaks nama saya dibawa-bawa, saya akan somasi dong,” tegas dia.

“Sekali lagi saya tegaskan, kami mengakomodir siswa yang memenuhi syarat seperti aturan PPDB. Diluar itu, yah ga bisa. Kenapa ada protes warga yang minta tolong nitip masukin siswa, tapi ga diterima? Silahkan adik-adik wartawan nilai sendiri,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here