Blokir Aplikasi Fake GPS Driver Tuyul, Polres Tangsel Gandeng Kominfo

METROTANGSEL.COM, Serpong – Polres Tangsel segera berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi ataupun kementerian terkait lainnya, guna memutus mata rantai aplikasi fake GPS, yang disalahgunakan driver tuyul.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, Ajun Komisaris Muharram Wibisono, mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak kementerian terkait untuk memblokir Fake GPS yang masih bisa diakses bebas itu.

“Ya, kita akan berkoordinasi dengan pihak kementerian agar memblokir aplikasi Fake GPS tersebut, karena ilegal. Sehingga, rawan disalahgunakan warga,” ungkapnya, saat gelar perkara pengungkapan driver tuyul, Senin (22/7).

Melalui aplikasi itu, kawanan penipu bisa meletakkan titik penjemputan palsu, lalu menunggu sekira 10-30 menut, kemudian menaruhnya di titik tujuan palsu, sesuai dengan orderan penumpang yang masuk.

Tiga Pengembang Besar Sudah Booking 13 Hektare TPU Sari Mulya

“Jadi seolah-olah pelaku driver tersebut telah mengantar penumpang sampai tujuan. Selanjutnya, pelaku menggeser aplikasi Gojek dan Go car untuk menyelesaikan orderan, dan mendapat bonus,” terangnya.

Seperti diketahui, team vipers Polres Tangsel berhasil mengamankan delalan sindikat driver tuyul, saat beraksi di sebuah warung kopi, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangsel.

Selama empat bulan beraksi, kawanan yang diotaki Dian Azhari berhasil meraup Rp 500 juta dari sejumlah akun palsu yang digunakan. Atas perbuatanya, mereka diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here