Imbas 12 Siswa Tak Diterima Jalur Zonasi PPDB, Warga Pondok Ranji Blokade Jalan Menuju SMPN 13

Aksi bakar ban yang dilakukan warga untuk memblokade Jalan masuk SMPN 13.

METROTANGSEL.COM, Ciputat -Kekecewaan sejumlah warga Jalan Beruang, RT 01/RW 02, Pondok Ranji, Ciputat, Tangsel terkait sistem zonasi PPDB tak terhankan lagi.

Senin (22/7 pagi, mereka memblokir akses jalan serta membakar ban menuju lokasi masuk ke SMP Negeri 13.

Tidak hanya membakar ban, aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 wib tersebut juga menaruh sejumlah pot bunga di tengah jalan.

Mereka juga membentangkan kain putih tanda protes kepada pihak sekolah, yang dianggap tidak bisa mengakomodir anak-anak sekitar masuk sekolah tersebut.

Akibat aksi itu, pengguna jalan yang mengarah ke Kuricang dan Ciputat tersendat. Begitu juga yang mengarah ke Pondok Aren atau Bintaro Plaza.

Puas menyuarakan unek-unek, warga membuka blokade jalan yang menurut mereka, tanah wakaf keluarga itu.

“Warga yang protes ini gabungan warga Pondok Karya, Pondok Betung dan Pondok Ranji. Kami kecewa anak-anak sini yang 12 orang tidak diterima. Padahal secara zonasi, jaraknya cuman 500 meter. Ada juga yang cuman 2 km, beda kecamatan memang,” ungkap Wahab, salah seorang warga setempat.

Wahab menduga, siswa yang dibawa warga setempat itu tidak diterima lantaran kalah saing dengan siswa yang zonasi jaraknya sangat jauh, tetapi bayar kepada oknum sekolah.

“Ada permainan kali. Saya sudah menelepon orangtua siswa yang ngakunya bayar Rp 3 jutaan. Memang diakui anaknya masuk karena bayar,” sambungnya.

Wahab bersama warga lain sudah berulang kali menanyakan nasib ke 12 siswa yang diharapkan masuk itu, kepada salah satu guru di sekolah ini. “Jawabanya selalu sama. Akan diusahakan terus. Tapi hingga detik ini, ga ada realisasinya. Jelas kami kecewa,” bebernya.

Sementara itu, warga lain, Aminah mengaku kecewa dengan pihak SMPN 13. Pihaknya sudah konfirmasi ke pihak sekolah namun disuruh menunggu terus.

“Jaraknya dekat dari rumah ke sekolah, tapi tidak masuk, sementara ada warga Ceger yang di luar zonasi diterima,” keluhnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here