Marak Akun Fake GPS Driver Tuyul, Begini Tanggapan Pihak Gojek

METROTANGSEL.COM, Serpong – Manajemen Gojek angkat bicara terkait ditangkapnya delapan driver tuyul, yang melakukan pemesanan gojek dan go car fiktif di Kota Tangsel.

Menurut Senior Manager Corporate Affairs Gojek Alvita Chen, aksi kawanan pelaku ini sangat merugikan para driver yang telah berlaku jujur di lapangan.

“Tetapi ini bukan pembobolan sistem. Tapi sistem yang baik diperlakukan salah. Jadi, penyalahgunaan sistem,” kata Alvita, saat dihubungi, Senin (22/7).

“Aksi ini, bukan hanya merugikan kami, tapi juga driver Gojek yang berlaku jujur,” sambung Alvita.

Blokir Aplikasi Fake GPS Driver Tuyul, Polres Tangsel Gandeng Kominfo

Menurutnya, penyalahgunaan sistem Gojek dan Go car ini, di Jakarta dan luar Jakarta, cukup marak terjadi. Pihaknya pun mengaku siap berkolaborasi dengan pihak kepolisian. “Kami siap membantu pihak kepolisian dalam hal ini,” tutupnya.

Seperti diketahui, team vipers Polres Tangsel berhasil mengamankan delalan sindikat driver tuyul, saat beraksi di sebuah warung kopi, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangsel.

Selama empat bulan beraksi, kawanan yang diotaki Dian Azhari berhasil meraup Rp 500 juta dari sejumlah akun palsu yang digunakan.

Atas perbuatanya, kedelapan pelaku ini dijerat dengan Pasal 35 Jo Pasal 51 ayat 1 dan atau Pasal 33 UU RI No 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here