Dudung E Diredja : OJK Berharap BPR Syariah Tidak Kolaps Tengah Jalan

METROTANGSEL.COM, Serpong – Proses pendirian BPR Syariah usulan PT PITS ternyata memakan waktu cukup lama.

Bahkan proses usulan pembentukan bank syariah pertama milik Pemkot Kota Tangsel ini sempat dua kali diundur.

Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja menjelaskan, proses itu cukup dimaklumi lama. Karena dibangun dengan pondasi penuh kehati-hatian agar nantinya BPRS yang dirintis dengan jerih payah berjalan sesuai harapan dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Jangan sampai BPR Syariah ini, kata Dudung, sudah terbentuk lalu di kemudian hari terjadi kemandegan. Akhirnya merugi.

“Oleh sebab itu OJK sangat hati-hati. Sebab jangan sampai nanti BPRS yang kita bentuk kolaps di tengah jalan. Syukur Alhamdulillah proses sudah mewawancarai. Setelah proses wawancara kita menyiapkan sarananya tentunya,” kata mantan Sekda Kota Tangsel ini, Selasa (23/7).

BPR Syariah Usulan PT PITS Tahap Finishing, OJK Mulai Uji Kelayakan Enam Calon Direksi

Karena kehati-hatian itulah, PT PITS selaku pemegam saham utama pun ketika merekrut calon-calon direksi, komisaris dan dewan pengawas cukup panjang.

Tujuanya, jelas Dudung, mencari calon yang betul-betul memiliki kapasitas dalam bidang perbankan syariah. Selain memang mengharapkan adalah orang-orang Tangsel, yang mengisinya.

“Saat kita merekrut calon-calon Direksi sampai kita undur dua kali karena saya sangat mengharapkan diisi oleh orang-orang kompeten dan utamanya orang Tangsel. Dan alhamdulillah kandidat ini sebagian besar orang Tangsel,” tukasnya.

Berkaitan dengan gedung, ada dua opsi yang diwacanakan pertama menempati gedung sendiri yaitu gedung PT PITS.

Kedua menyewa ruko di kawasan strategis dilintasi masyarakat. resikonya jika sewa gedung, biayanya lebih mahal tapi nantinya tidak menjadi milik atau aset PT PITS.

“Ada dua yang kita usulkan. Insya Allah kita menggunakan gedung PT PITS. Kalau gedung kita belum siap kita akan sewa ruko di daerah representatif karena harus dilihat oleh masyarakat bahwa kita memiliki BPRS di jalan-jalan utama supaya lebih mudah,” jelasnya.

Dari kajian awal, BPRS Tangsel, dapat menikmati keuntungan setelah menginjak tahun ketiga. Sedangkan sasaran utamanya para pegawai Pemkot Tangsel dan masyarakat secara umum.

“Ini bank syariah pertama milik pemerintah daerah Kota Tangsel melalui anak perusahaan PT PITS yang mana holding company nya adalah BUMD,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here