Festival “Melek Hukum” Kejari Tangsel, Ratusan Burung Dilombakan

Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Bima Suprayogo (tengah)

METROTANGSEL.COM, Serpong – Suasana lapangan Samsat BSD, Serpong, Minggu (28/7) pagi iti nampak begitu ramai. Ratusan orang tumpah ruah di lokasi itu. Mereka datang dari berbagai wilayah di Tangsel.

Sambil membawa sangkar burung lengkap dengan kain penutup, satu per satu mereka turun dari kendaraan menuju lokasi kumpul.

Suasananya makin terasa seperti “pedesaan” kala kicauan burung bersahutan satu sama lainnya. Burung-burung makin kencang kicauanya tatkala suara orang-orang di sekitar lokasi juga ikut “berkicau”.

Menjelang siang, kicau burung dan “kicau” manusia tidak bisa dibedakan lagi. Dibalik pagar, mereka teriak sekencang-kencangnya.

Ternyata suara itu, arahan agar burung yang sedang ikut lomba berkicau indah nan lantang agar juara.

Ya, Minggu itu, ternyata sedang diadakan lomba “festival melek hukum” bagian dari rangkaian HUT Kejaksaan serta gebyar pesta rakyat yang diadakan Kejaksaan Negeri Tangsel. Pesertanya, ratusan burung yang dilombakan.

Begini Penjelasan Kemenkes Terkait 615 Rumah Sakit Turun Kelas

Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Bima Suprayogo ditemani Kasie Intel Kejari Setyo Adhi Wicaksono, Kasie Pidum Bani Sobrani Binzar mengatakan, lomba kicau burung ini bagian dari rangkaian HUT Adhyaksa.

Lanjut Kajari, lomba ini bagian pendekatan persuasif pihaknya kepada masyarakat, agar pecinta satwa khususnya burung, melek hukum, bahwa ada satwa yang dilindungi dan dijaga kelestarianya.

“Sehingga mereka tidak sembarangan memelihara burung atau binatang yang dilindungi Undang-undang. Kami ingin bersama-sama masyarakat menjaga kelestarian burung atau satwa,” jelas Kajari ditemui disela-sela kegiatan.

“Kami ingin bersama-sama masyarakat, berperan melestarikan burung. Masyarakat harus pro aktif berperan melindungi satwa yang dilindungi,” tambahnya.

Festival melek hukum untuk membuka wawasan masyarakat, bahwa ada Undang-undang Nomor 5 tahun 1990, yang berbicara tentang perlindungan satwa.

“Makanya saya minta, masyarakat yang masih memelihara satwa atau burung yang dilindungi, segera diserahkan. Kalau diserahkan tidak ditindak hukum, beda kalau ditemukan,” tegasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here