Sempat Tembaki Warga Usai Kepergok Mencuri Laptop, Sarpawi Tewas Dihakimi Massa

METROTANGSEL.COM, Pagedangan – Aksi pencurian yag diduga dilakukan dua orang di rumah Ketua RW Medi,  di Jalan Raya Maloko, Desa Jatake, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, (wilayah hukum Polres Tangsel), pada Jumat, (26/7) sekitar pukul 03.00wib, berhasil digagalkan warga. 

Bahkan salah seorang yang diduga pelaku yang diketahui bernama Sarpawi (29) tewas mengenaskan usai dihajar ramai-ramai warga setempat. Sementara rekan pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor. 

Kasat Reskrim Polres Tangsel, Ajun Komisaris Muharam Wibisono mengatakan, korban meninggal atas nama Sarpawi. Ia diduga melakukan pencurian di rumah Ketua RW.

“Diduga pelaku awalnya dua orang menggunakan sepeda motor, namun yang satunya berhasil melarikan diri,” ungkpanya. 

“Dia sempat berpura-pura nanya ‘mana malingnya’, serta mengeluarkan tembakan ke arah salah satu saksi, namun tidak kena. Dia akhirnya dikejar ramai-ramai oleh warga dan tertangkap,” tambahnya. 

Dijelaskan Wibi, sapaan akrab Muharam Wibisono, saat itu, salah seorang saksi yang pulang usai nongkrong, melihat gerak gerik mencurigakan dari orang tidak dikenal (rekan korban) berkeliaran sekitar lokasi. 

Oleh saksi, orang tersebut kemudian ditanya sedang apa di sini’. Dijawab  ‘sedang ronda’.

Lalu saksi kembali bertanya, “itu apaan yang di dalam baju”, kemudian orang tersebut menjawab sambil mengeluarkan laptop. “Ini laptop dari Dony,” jawabnya. “Dony mana, disini tidak ada yang bernama Dony,” kata saksi. 

“Tanpa menunggu lama, orang tersebut melemparkan laptop dan langsung kabur menggunakan sepeda motor, lalu diteriaki maling oleh warga sekitar,” jelasnya.

KPU Ingatkan Caleg Terpilih, Segera Serahkan LHKPN Jika Mau Dilantik

Tiba-tiba disaat bersamaan, ada orang lain yang tidak dikenal (korban Sarpawi) keluar dari rumah Ketua RW Medi dan berkata “mana malingnya sambil menembakkan senjata api sebanyak satu kali ke arah saksi, namun tidak kena. 

“Korban langsung kabur. Namun berhasil dikejar dan ditangkap. Korban dihajar ramai-ramai sehingga meninggal di tempat,” jelas Wibi.

Oleh petugas kepolisian yang datang ke lokasi, korban dibawa ke RSUD Tangerang untuk dilakukan VER. “Keluarga korban sudah diberitahu dan tidak mau ada autopsi. Keluarga ikhlas menerimanya,” kata Wibi lagi.

Sementara itu, guna penyeledikan lebih lanjut, petugas mengamankan berbagai barang bukti. Antara lain senpi rakitan jenis revolver dengan amunisi tajam sebanyak 5 butir. 

Laptop merk Samsung milik Ketua RW Medi, HP samsung milik Ketua RW Medi, tas bayi, obeng minus panjang serta Surat keterangan pengganti KTP an. Sarpawi.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here