Siswa SMAN 2 Tangsel Bawa Pulang Medali Perunggu dari Ajang Olimpiade Kimia di Paris

Dwi Putra, Siswa SMAN 2 Tangsel, mengibarkan bendera Merah Putih, usai dinyatakan meraih medali di Paris.

METROTANGSEL.COM, Setu – Tim Indonesia berhasil meraih empat keping medali dari ajang bergengsi, 51 st International Chemistry Olympiad (IChO) di Paris, Perancis. Dua medali perak dan keping medali perunggu. Salah satunya, siswa SMAN 2 Tangsel atas nama Bayu Dwi Putra yang berhasil meraih perunggu.

Kepala SMAN 2 Tangsel, Neng Nurhemah mengaku sangat gembira atas capaian siswanya, dan tim Indonesia yang berhasil membawa pulang medali diajang bergengsi bertaraf internasional ini.

“Ini sungguh kabar yang membuat saya haru biru. Saya sangat berterimakasih dan bangga atas apa yang sudah dicapai Bayu dkk di Paris,” jelas Neng Nurhemah, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/7). “Bayu hingga hari ini masih berada di Paris bersama rombongan,” tambahnya.

Kebahagian sama dirasakan Guru Kimia SMAN 2 Tangsel, Djamilah Sudjana. Guru low profile ini mengaku spechless atas raihan siswanya, Bayu Dwi Putra.

“Sebagai seorang guru, tentunya saya harus bersyukur dan berterimakasih kepads Allah SWT, karena Bayu membawa harum nama bangsa dan negara ditingkat Internasional,” kata Djamilah.

Bisnis Plan BPRS Disarankan Lebih Segmented, Akomodir Kelas Menengah Kebawah

“Persainganya saya rasa sangat ketat, karena harus melalui proses panjang dan mengalahkan peserta negara lain. Ini sungguh sangat tidak mudah. Terimakasih anakku Bayu Dwi Putra atas prestasinya,” imbuhnya.

Seperti diketahui, ajang ini berlangsung dari tanggal 21 – 30 Juli 2019 di The National School of Physical Chemistry and Biology, Pierre-Gilles de Gennes High School, Paris, Prancis.

Kompetisi bergengsi dibidang kimia ini menguji kemampuan peserta olimpiade kimia dalam penguasaan teori kimia dan keterampilan praktikal di laboratorium.

Kompetisi 51 st IChO tahun 2019 ini dikuti oleh siswa dari 80 negara dari seluruh dunia, ditambah 6 negara sebagai observer (tanpa mengikut atau sertakan siswa) yaitu Bangladesh, Egypt, Mali, Oman, Sri Lanka, Trinidad dan Tobago.

Setiap negara peserta maksimum dapat mengirimkan 4 siswa terbaik bidang kimia di negaranya. Setelah mengalami proses lomba yang panjang dan melelahkan, bersyukur tim Indonesia berhasil meraih dua medali perak dan dua medali perunggu.

Adapun peraih medali perak dari tim Indonesia diraih oleh Bakuh Danang Setyo Budi dari SMA Semesta BBS Semarang dan Winston Cahya SMAK dari SMA Petra 2 Surabaya.

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Jessica Marry Listijo dari SMAK BPK Penabur Gading Serpong dan Bayu Dwi Putra dari SMAN 2 Tangerang Selatan.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here