Takut jadi SILPA, OPD Disarankan tak Mengajukan Belanja Fisik di APBD Perubahan

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Pemerintah Kota Tangsel mewanti-wanti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tidak mengajukan rencana pembangunan fisik pada APBD Perubahan ini. 

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan alasanya terkait hal tersebut.

Pembahasan APBD Perubahan hingga ketok palu hingga saat ini masih berlangsung. 

“Jadi gini, realisasi belanja di perubahan ini kan lumayan sedikit waktunya. Kita hanya punya waktu 2 atau 3 bulan kalau sudah ketok palu,” kata Bang Ben, disela makan siang, kantin Puspem Tangsel, Selasa (30/7).

Hingga saat ini, lanjut Bang Ben, draft pembahasan APBD Perubahan  saja belum diserahkan ke lembaga legistlatif, karena RKPD masih tertahan di provinsi.

“Kita ada sedikit masalah. Bukan, bukan masalah. Jadi, RKPD nya masih tertahan menunggu selesaianya pembahasan RKPD provinsi. Tapi saya baru dapat kabar, hari ini sudah selesai pembahasan RKPD provinsi,” tegasnya. 

Terkait besaran tambahan anggaran di APBD Perubahan, Bang Ben menjelaskan hanya mengajukan Rp 30 miliar. “Dan itu peruntukannya bukan belanja fisik ya,” 

Seperti dikerahui, RKPD adalah Rencana Kerja Pembangunan Daerah, yaitu dokumen perencanaan daerah untuk periode 1 tahun.

RKPD disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here