Polisi Cabut Pohon Pisang di Temgah Jalan “Bolong” Siliwangi

Keberadaan pohon pisang yang ditanam warga di tengah jalan Siliwangi, Pamulang, Rabu (31/7) dicabut petugas kepolisian.

METROTANGSEL.COM, Pamulang – Keberadaan pohon pisang yang ditanam warga di tengah jalan “bolong” Siliwangi, Pamulang, Rabu (31/7) dicabut petugas kepolisian.

Keberadaan pohon pisang yang ditandai tulisan “Pemprov Banten Buta” dan “Pemkot Tangsel Tuli” itu sempat menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas di lokasi.

Pohon pisang itu sendiri sengaja dipasang sebagai peringatan jika lubang bekas galian sangat berbahay bagi pengendara.

“Tadi ada tiga petugas polisi yang datang. Mereka langsung mencabut pohon pisangnya. Engga tahu kenapa,” kata Iwan (42), tukang kebersihan sekitar lokasi.

Setelah dicabut, polisi memasang tanda peringatan kerucut lalulintas di tengah jalan sebagai peringatan. “Ada gantinya. Apa itu yang warna orange. Iya, diganti itu jadinya,” tambah Iwan.

Sebelumnya, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie meminta Pemprov Banten segera menyelesaikan seluruh perbaikan jalan rusak yang tersebar di wilayah Kota Tangsel. Seperti Jalan Siliwangi maupun jalan di depan PLN Pamulang.

Ditanami Pohon Pisang, Lubang di Jalan Siliwangi Hampir Setahun Dibiarkan Renggut Korban

Menurut Bang Ben, perbaikan Jalan Siliwangin ini kewenangan Pemprov Banten karena itu aset mereka. “Saya berharap Pemprov Banten segera melakukan perbaikan atas kerusakan Jalan Siliwangi yang merupakan asset dn kewenangan Prov Banten,” kata Bang Ben, kepada metrotangsel.com, Rabu (31/7).

Penegasan yang disampaikan orang nomor dua di Tangsel itu, salah satunya didasari adanya aks warga yang tanam pohon pisang di tengah Jalan Siliwangi, kemarin.

“Sekaligus juga perbaikan sisa lahan di depan kantor PLN agar dapat segera dibangun badan jalannya,” pinta sosok yang sudah mengatakan diri maju pada Pilkada 2020 ini.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here