Layaknya Siram Taman Bunga, DLH Siapkan Splinker Berisi Cairan Kimia Semprot TPA Cipeucang

Sekretaris DLH Tangsel Yepi Suherman

METROTANGSEL.COM, Serpong – Masalah sampah terutama pengendalian bau menyengat dari TPA Cipeucang, hingga detik ini masih belum ditemukan formula pas, meski anggaran untuk formula sementara ini cukup banyak digunakan.

Sekretaris DLH Tangsel Yepi Suherman mengatakan, salah satu yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mencoba menyemprotkan bahan kimia cair ke areal sampah sehingga baunya bisa ditekan atau tidak terlalu menyengat.

Dijelaskan dia, penyemprotan dengan zat kimia cair tersebut sudah berjalan lama. Bahkan, pihaknya telah menganggarkan ongkos belanja cairan kimia hampir Rp1 miliar untuk saat ini.

“Karena kita belum ada alat semprot yang besar, kita menggunakan motor. Tiga motor, pakai tangki. Disemprot keliling ke land fieldnya,” kata Yepi.

“Dalam waktu dekat ini, kita akan menyiapkan splinker agar secara otomotis menyiram bahan kimia yang sudah diisi ke areal sampah. Alatnya sedang kita pesan,” jelas Yepi dihadapan awak media, Kamis (1/8).

Dengan alat ini, lanjut Yepi, bisa disetel otomatis sesuai waktunya, sehingga dalam hitungan menit alatnya selalu bekerja.

“Kapan mulai disiram akan disesuaikan dengan waktunya nanti. Dalam hitungan menit. Jadi kaya siram taman jadinya,” tegas Yepi.

“Bahan kimianya, namanya Nuroklin C20. Waktu penyemproran cairan kimia ini dilakukan secara berkala, ketika gas metan mengalami penguapan. Pagi ketika gas metan menguap, bisa juga ketika sampah yang diangkut datang,” sambung Yepi.

Yepi berharap, proses pembangunan PLTSa bisa segera dilakukan agar masalah sampah TPA Cipeucang ini bisa diatasi segera.

Saat ini, pembahasan Tipping fee PLTSa masih dihitung biayanya oleh konsultan asal Korea.

Realisasinya nanti tergantung kesiapan biaya APBD, 20 persen dari nilai yang ditawarkan yaitu Rp 570 ribu per ton.

“Jadi kesanggupan APBD kita Rp 114 ribu per ton. Sisanya ditangani pemerintah pusat,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here