Jika Kematian Aurel Dianggap Ganjil, Keluarga Dipersilahkan Tempuh Jalur Hukum

METROTANGSEL.COM, Balekota – Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mempersilahkan pihak keluarga almarhumah Aurellia Qurratu Ain, menempuh proses hukum jika ada keraguan terkait meninggalnya dara cantik 16 tahun ini.

“Saya tidak mendapatkan informasi itu (luka lebam di tubuh almarhumah,red). Tetapi kalau memang ada keraguan, saya kira proses hukum bisa ditempuh. Ya. Tergantung kesedian orangtua menggali kuburnya untuk diotopsi. Tapi apakah itu harus dilakukan?,” kata Bang Ben.

Bang Ben menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga. Namun yang jelas, kata dia, proses latihan paskibra di Tangsel untuk latihan fisik memang ada.

“Tapi kalau latihan fisik memang benar. Misalkan lari, push up, sit up. Kalau untuk pukul memukul sama sekali tidak. Kekerasan fisik tidak. Saya tidak ingin berasumsi terhadap hal itu (terkait kematian Aurel, red). Saya serahkan sepenuhnya kepada keluarga,” imbuhnya.

Sementara Ketua PPI Tangsel Warta Wijaya saat ditemui di Balekota, Jumat (2/8) mengatakan, prosedur diklat yang diberikan kepada calon anggota paskibraka sudah sesuai standar pola pembinaan.

Dihadapan Jenazah Aurel, Air mata Bang Ben tak Terbendung

“Tidak ada kontak fisik, dalam latihan itu tidak. Kalaupun ada hukuman, ya hukuman biasa,” jelas Warta.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, standar latihan pada tahun sekarang pun masih sama tidak ada perbedaan. Begitu juga dengan keterlibatan kavaleri.

“Porsi latihan sama saja. Kavaleri setiap tahun bergabung dengan kami. Ada Yon Kavaleri dan Arhanud,” jelasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here