Pantau Rumah Reot Janda Empat Anak, Bang Ben : Sangat Tidak Layak, Memprihatinkan

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, saat memantau rumah reot, janda empat anak, Yeka (38)

METROTANGSEL.COM, Serpong – Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Jumat (2/8) memantau langsung rumah Yeka, janda empat anak yang tinggal di rumah Reot, Kampung So, RtT 004/02, Rawa Mekar Jaya, Serpong.

Dalam kesempatan ini, Bang Ben memantau secara seksama ruangan demi ruangan dari kondisi rumah reot yang berada di ujung tembok berlin, perumahan Nusa Loka BSD.

“Sangat tidak layak rumahnya. Memprihatinkan sekali. Jauh dari kata layak. Warga kita, ada yang masih ada yang hidup tidak layak. Tidak layak lah ya,” kata Bang Ben.

“Kami menilai tidak layak, tidak memenuhi standar kesehatan, dalam kehidupan seperti ini, ” jelas Bang Ben usai kepada awak media di lokasi.

Atas kondisi ini, Bang Ben meminta rumah Yeka langsung dibangun rumah baru. Sumber dananya, CSR Bank BJB. Kedua, Baznas Tangsel.

“Kita akan melakukan pembangunan baru untuk rumah bu Yeka. Ini ada dua unit rumah ibu Yeka sama adiknya. Kita akan bangun sesuai standar kesehatan lah ya. Termasuk dapurnya, dan sebagainya,” jelas Bang Ben.

Yeka Mulai “Diguyur” Perhatian, Dinsos Serahkan Beras Hingga Sabun Mandi

Sosok yang digadang-gadang bakal maju sebagai Cawalkot itu bahkan meminta waktu pembangunan rumah baru Yeka, tidak lama.

Dia meminta Dinas Perkimta, Baznas, Dinas Sosial, Lurah hingga Camat bergerak cepat agar Yeka bisa mendapatkan rumah baru.

“September sudah harus jadi ya pak, bu Camat (Mursinah,red),” pinta Bang Ben menunjuk Kepala Cabang BJB Tangsel, Camat Serpong Mursinah serta beberapa dinas terkait yang hadir pada kesempatan itu.

Selain pembangunan rumah baru, pihak pemkot, kata Bang Ben juga akan memberikan bantuan lain kepada Yeka, serta melatih keterampilan menjahit untuk janda empat anak ini.

Bahkan untuk adik Yeka, akan diberi bantuan dan latihan membuat sablon sendiri. “Kita akan berikan beliau modal untuk dagang, serta latihan menjahit. Setidaknya dengan keahlian menjahit, bisa mencukupi kebutuhan anak-anaknya nanti,” kata Bang Ben.

Ditanya kenapa rumah Yeka baru diperhatikan setelah viral, Bang Ben menegaskan jika sebenarnya rumah Yeka sudah masuk dalam program bedah rumah tahun lalu.

“Tapi saya ga tahu kenapa ga masuk gitu kan. Mungkin karena persyaratan status tanah atau surat tanah. Sudah masuk tahun lalu. Karena program bedah rumah dalam APBD terbatas anggaranya. Tapi Alhamdulillah sekarang kita dapat sumber dananya dari pihak lain,” tutupnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Lurah Rawa Mekar Jaya, Camat Serpong Mursinah, Kepala Unit Bank BJB Tangsel, Dinas Pendidikan, Dinas Perkimta, Puskesmas Rawabuntu, serta Dinas Sosial.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here