Bang Ben Tantang Perencana Muda Tangsel Desain Ulang Bangunan di Bundaran Pamulang

Tangsel Youth Planner, di hotel Ibis Gading Serpong, Tangerang, Sabtu (3/8).

METROTANGSEL.COM, Tangerang – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie rupanya masih tidak bisa menerima keberadaan bangunan di bundaran Pamulang, yang dibangun Pemprov Banten di lokasi itu.

Karena itu, saat menghadiri acara Tangsel Youth Planner, di hotel Ibis Gading Serpong, Tangerang, Sabtu (3/8), Bang Ben menantang para perencana muda ini untuk mengubah desain bangunan tersebut sehingga lebih jelas dan eye catching dilihat warga.

“Bekerja harus berdasarkan perencanaan. Tanpa perencanaan, hasilnya ga jelas. Bekerja harus berdasarkan data, sebaliknya bekerja tanpa data itu gambling namanya. Main judi dia. Gambler dia,” ungkap Bang Ben.

Tantangan itu diberikan saat Bang Ben menyinggung jika mengerjakan sesuatu butuh perencanaan matang dan jelas.

Bekerja tidak bisa didasarkan khayalan ataupun gambling. Berdasarkan data dan perencanaan, bangunan yang jelek bisa dibikin bagus.

“Nah kebetulan, bangunan yang ceritanya di bundaran Pamulang itu loh. Ga jelas itu, apa itu. Itu penjara entah buat menjemur pakaian, atau, atau apa gitu. Ga jelas. Sudah biarin jangan dipikirin siapa yang bikin. Tapi bangunan itu, aneh aneh itu. Si aneh aneh itu. Biarin itu,” kata Bang Ben.

Karena itu, Bang Ben meminta para inovator muda ini untuk bisa mengubah bangunan itu menjadi lebih bagus, sesuai harapan masyarakat Tangsel.

Bang Ben mengaku jika pihak Pemkot Tangsel tidak akan tinggal diam menyaksikan bangunan tersebut. Bangunan itu bisa saja dibongkar nanti, meskipun itu milik Pemprov Banten sekalipun.

“Tapi bagaimana bangunan itu kita bikin bagus. Gimana caranya. Silahkan, mau seperti apa desainya. Jangan dipikirin. Urusan nanti mau itu bangunan itu milik provinsi atau siapa, jangan dipikirin. Kami juga tidak akan tinggal diam. Silahkan, gimana caranya kita bikin bagus bangunan itu,” tantang Bang Ben.

Usai menyinggung bangunan bundaran Pamulang yang aneh, Bang Ben mengaku sangat mengharapkan peran serta maupun ide-ide kreatif dari anak muda yang masih sangat produktif ini, terutama mereka yang tergabung dalam Tangsel Youth Planner, untuk bisa mengembangkan dan mendesain Tangsel sebagai kota masa depan.

“Membangun sebuah kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintahan saja atau kepada segelintir orang saja. Butuh bantuan dari orang lain, butuh perencanaan yang matang, masukan-masukan dari anak muda seperti kalian ini. Butuh inovasi-inovas dari kalian yang masih muda ini,” sebut Bang Ben.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here