Begini Kata Pelatih Paskibraka dari Yonkav 9/SDK Terkait Kematian Aurell

METROTANGSEL.COM, Serpong – Pelatih Paskibraka Tangsel dari kalangan TNI angkat bicara terkait meninggalnya Aurrellia Quratuaini, siswi kelas XI MIPA 3 SMA Al Azhar BSD, beberapa hari lalu.

Menurut keterangan Sertu Appoulo, Pelatih Paskibraka Yonkav 9/ SDK, pihaknya sudah melakukan lidik, mengumpulkan keterangan di lapangan terkait meninggalnya Aurel.

“Tidak benar bahwa almarhumah Aurel saat latihan Paskibraka terjatuh saat latihan seperti tersebar di pemberitaan medsos, karena saat menghembuskan nafas terakhir pada 1 Agustus 2019 di rumahnya Perum Royal II Cipondoh, sempat dibawa ke Rumah Sakit oleh orangtuanya,” jelasnya.

Selanjutnya dijelaskan Sertu Appoulo, mereka masuk tergabung dalam Paskibraka pada Senin – Kamis (22-25/7), latihan Pukul 07.00 Wib sd 16.00 Wib dan kembali ke kediaman masing-masing.

“Tugas kami hanya melatih pada saat latihan, selebihnya selesai latihan mereka diserahkan ke Purna Pabskibraka Indonesia,” tegasnya.

Lanjut Sertu Appoulo, dijelaskan juga bahwa Paskibraka Tangsel Tidak ada karantina dalam latihan, baik latihan pagi hingga sore. “Rencananya pada 11 Agustus 2019, baru akan dikarantina di Hotel Marylin Serpong,” sambungnya.

Sementara untuk pengaturan dalam pelatihan sepenuhnya jadwalnya dari Dispora Tangsel baik latihan di Batalyon Kavaleri 9/SDK ataupun latihan di lapangan Cilenggang, untuk pelaksanaan HUT RI.

Secara tehnis di lapangan, sambung dia, mereka bertanggung jawab dalam kegiatan pelatihan Paskibraka selebihnya untuk pasukan Paskibraka diserahkan ke PPI sebagai pengawas sepenuhnya untuk Paskibraka Tangsel ini.

“Pelatihan di lapangan Cilenggang dimulai dari Pukul 07.00 Wib sd Pukul 16.00 Wib sesuai jadwal latihan dari Dispora Tangsel, dan itu sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan S.O.P serta pengawasan yang melekat,” tutupnya.(rls/sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here