Trauma Rekan Meninggal, Capaska Kompak Suarakan Ogah Dilatih PPI

Pasukan Paskibraka Tangsel sedang menjalani sesi istirahat di tenda barak.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Trauma psikologis anggota paskibraka Kota Tangsel, atas meninggalnya rekan mereka Aurellia Qurrata Ain, 1 Agustus lalu masih dirasakan. 

Karena itu, mereka menyuarakan keengganan dilatih senior Purna Paskibraka Indonesia (PPI). Mereka mengaku lebih nyaman dilatih anggota TNI dalam sehari-harinya.

Keengganan itu disuarakan para pelajar ini saat dikunjungi Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Senin (5/8) saat tengah beristirahat di barak latihan, lapangan Cilenggang, Serpong.

Mendadak Kunjungi Barak Paskibraka, Airin Ingatkan Capaska Jaga Kesehatan 

Bahkan diantara mereka ada yang berteriak mau ijin saja kalau masih dilatih anggota PPI. “Mending (dilatih) TNI,” teriak mereka.

“Saya mau izin aja besok,” sahut seorang pelajar diikuti capaska putri lainnya.

Seperti diketahui, terhitung mulai 11-16 Agustusbesok para pelajar capaska memasuki masa karantina di Hotel Marlyn Serpong. Selama karantina selama tiga pertama capaska akan dilatih oleh PPI.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here