Ben Berpasangan dengan Trah Atut, Pengamat : Tinggal Bagaimana Masyarakat Tangsel Menerimanya

Benyamin Davnie

METROTANGSEL.COM, Serpong – Sederet nama yang saat ini mencuat bisa saja menjadi tandemnya Benyamin Davnie jika benar-benar maju pada Pilkada Tangsel mendatang. Sebut saja Nur Asia Uno, Siti Nur Azizah maupun dari trah Atut.

“Bagus-bagus saja dengan Nur Asia. Semuanya kan masih menerka-nerka. Masih menjajaki kemungkinan-kemungkinan, siapa berkoalisi dengan siapa. Saat ini, semuanya masih dalam proses penjajakan intinya,” tegas pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, Kamis (8/8).

Sambung Adi, keluarga Atut juga menurut dia kemungkinan akan memajukan salah satu nama. Entah itu Andiara ataupun Ade Rosi.

Dan sangat memungkinkan Benyamin akan dipasangkan dengan salah satu nama dari trah Atut ini nanti.

“Mungkin saja pak Ben nanti akan berpasangan dengan politik dinasti. Kalau Ade Rosi yang memungkinkan, ya Ade Rosi. Kalau Andiara yang dianggap memungkinkan ya Andiara, yang didukung,” jelas dia.

“Tapi mereka kan bekerja berdasarkan survei. Mereka ukuranya survei. Siapa yang paling elektabilitas menang, dia yang didukung. Kalau Ben dipasangkan dengan salah satu trah Atut, tinggal bagaimana masyarakat Tangsel menerimanya,” jelas dia.

Benyamin Sangat Populer, Tak Perlu Latah Pasang Spanduk

Spanduk sejumlah nama yang digadang-gadang bakal memperebutkan kursi Wali Kota Tangsel pada Pilkada mulai bertebaran.

Hanya saja, spanduk berwajah Benyamin Davnie tak satupun ditemukan.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai, sebagai sosok Wakil Wali Kota, popularitas Benyamin Davnie sudah sangat bagus, tidak perlu diragukan lagi.

“Pak Ben tak perlu pasang spanduk. Ngapain. Popularitasnya sudah bagus. Tinggal bagaimana pak Ben meningkatkan elektabilitas saja tak perlu pasang spanduk,” kata Adi Ptayitno.

Dikatakan Adi, memasang spanduk hanya perlu dilakukan oleh mereka yang popularitasnya kurang dan tidak dikenal masyarakat. Dan hal itu perlu dilakukan agar dikenal luas masyarakat.

“Kalau pak Ben kan sudah tidak perlu mensosialisasikan diri lagi. Semua orang sudah kenal siapa pak Ben.

Selama dua periode mendampingi Airin, pak Ben cukup dikenal. Dia sudah terkenal. Tinggal bagaimana meningkatkan elektabilitas dia kalau dapat partai,” imbuh Adi.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here