Jenazah Sempat Terseret Longsor, Makam Jaletreng Mau Diturap Ketiga Kalinya

METROTANGSEL.COM, Serpong – Jebolnya turap makam Jaletreng di RT 003/03, Serpong, Tangsel, sepenuhnya kesalahan pemborong, yang dianggap tidak becus mengerjakan proyek ini.

Atas kelalaian pemborong, pemkot niatnya akan kembali menganggarkan perbaikan untuk turap jebol tersebut tahun ini.

Kasie Pemakaman Dinas Perkimta Tangsel, Nazmudin mengatakan, turap makam keluarga tersebut sudah tiga kali jebol, pertama itu pada tahun 2018 lalu.

Dan sudah dua kali melewati tahap perbaikan. Karena sekarang kembali jebol, Nazmudin menegaskan akan segera memperbaiki turap tersebut.

Dindikbud Usul Empat Situs Cagar Budaya Dibuatkan Kepwal

“Jadi pohon sengon ditebang pemiliknya, kan mati dia. Lalu hujan 2018, longsor. Begitu longsor, kita buat laporan dibahas ke pimpinan. Ditangani, dengan ditambahin lagi seadanya turapnya,” kata Nazmudin, kepada awak media, di Serpong, Jumat (9/8)

“Itu sebenarnya makam keluarga. Saat longsor pertama, ada jenazah yang sampai ikut terbawa longsor. Pembangunan turap belum kering, longsor lagi,” jelas Nazmudin.

Sementara Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, meminta perbaikan turap makam Jaletreng yang jebol harus diperbaiki segera. Perbaikanya tidak secara konvensioanal agar tidak mudah jebol.

“Kalau dilihat dari kontur tanahnya harusnya pengerjaanya pakai tekhnologi, jangan konvensional. Harus kuat fondasinya, besi-besinya harus banyak,” saran Bang Ben.

Sebelumnya diberitakan, turap makam Jaletreng dibiarkan terbengkalai paska dua kali jebol meski pengerjaanya menelan banyak anggaran pemerintah. Jebolnya hampir menimpa beberapa kontrakan yang ada di bawahnya.

Tidak adanya fondasi berupa penyangga besi, disinyalir membuat turap rapuh. Apalagi kondisi tanah di tebing sepanjang 10 meter itu terbilang lunak. Proses cor yang dilakukan pengembang juga hanya diisi batu kali, semen dan pasir seadanya.

“Kerjanya ngasal ini mah. Pemborongnya ga ngerti. Harusnya ada fondasi, dipasangi besi penyanggah biar ga rapuh. Ini mah buang-buang duit,” tutur warga, Yahanes.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here