Tomy Siap Lepas Status ASN, Adik Airin Masih Diragukan Keseriusannya

METROTANGSEL.COM, Serpong – Lurah Cipayung Tomy Patria Edwardy, mengaku ikut Pilkada Tangsel bukan sekadar “meramaikan”. Dan untuk membuktikan keseriusanya ini, Tomy mengaku siap melepas statusnya sebagai PNS Tangsel. 

Sementara itu, adik kandung Airin, Aldrin Ramadian masih diragukan keseriusan serta kapasitasnya jika muncul dalam hajatan demokrasi Pilkada Tangsel. 

“Kalau status PNS kan bisa saya lepas nanti kalau benar-benar sudah mendaftar ke KPU. Kalau sementara ini belum,” ungkap Tomy kepada metrotangsel.com, Minggu (11/8).

Menunjukan keseriusanya, Tomy mengaku sementara ini sudah memasang baliho raksasa di tujuh kecamatan Tangsel. “Kalau baliho, satu kecamatan satu aja dulu,” katanya tersenyum.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno melihat, spanduk atau baliho tak ubahnya tekhnik sosialisasi bakal kandidat menuju Pilkada Tangsel. “Ini cara sosialiasasi mereka yang konon berpotensi maju pada Pilkada,” katanya.

Sementara disinggung nama Aldrin yang punya informasinya berhasrat mencalonkan diri juga namun masih belum ditemukan spanduknya, Adi mengatakan jika sosok adik kandung dari Airin Rachmi Diany itu perlu kerja keras agar namanya dikenal masyarakat.

“Kalau Aldrin, saya rasa orang masih belum mengenal sosoknya. Tidak ada pergerakan sejauh ini agar orang bisa menilainya. Beratlah saya rasa,” kata Adi.

Aldrin, lanjut Adi, kalah populer dari nama Andiara dan Ade Rossi yang digadang-gadang bakal dicalonkan sebaga pengganti Airin.

Aldrin namanya tidak terlampau muncul, baik dalam sosialisasi ke masyarakat atau kegiatan-kegiatan lainya. 

“Kalau saya melihat dari tiga nama ini, Ade Rosi dan Andiara paling memungkinkan dicalonkan di Tangsel. Tapi bisa saja nama Aldrin muncul belakangan dan dipertimbangkan juga,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here