Polisi Minta Keterangan 30 Saksi Terkait Kematian Aurel

komisioner KPAI Jasra Putra

METROTANGSEL.COM, Serpong – Aparat kepolisian masih belum bisa merilis hasil penyelidikan terkait meninggalnya Aurellia Qurrata Ain, calon anggota paskibraka (capaska) Tangsel, yang meninggal 1 Agustus lalu.

Berdasarkan keterangan komisioner KPAI Jasra Putra saat mendatangi Mapolres Tangsel, Senin (12/8), polisi katanya sudah meminta keterangan 30 orang saksi, termasuk teman-teman paskibra almarhumah Aurel.

“Sudah diminta keterangan 30 orang saksi. Apakah itu cukup? ya itu kita minta informasi dari kepolisian termasuk misalnya, apakah harus otopsi, ya tentu mudah-mudahan keluarga mau dan rela untuk keadilan korban,” jelas Jasra.

Dijelaskan Jasra, melihat Peraturan Menpora Nomor 65 tahun 2015, tentang Paskibraka, untuk pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan ini adalah Pemerintah Tangerang Selatan dalam hal ini adalah Wali Kota Ibu Airin.

Kak Seto dan KPAI Dorong Polres Tangsel Rilis Hasil Penyelidikan Kematian Aurel

“Ya, pertama, 12 hari kematian Aurel, sampai sekarang kan masih gelap, tidak ada keterangan resmi baik dari Pemerintah Tangerang Selatan dalam hal ini Ibu Wali Kota maupun dari polisi. Kita berharap menjelang tanggal 17 ini ada titik terang bagi kasus ini sehingga tentu memberi keadilan bagi AQA,” imbuhnya.

“Kemarin kita sudah bertemu dengan beliau (Airin), upaya-upaya termasuk merespons kasus yang AQA,” tambahnya.

KPAI berharap tidak boleh terjadi lagi AQA lainnya seperti halnya almarhumah ini. Tentu kasus ini sudah menjadi atensi nasional menjelang tanggal 17 Agustus.

“Tentu publik bertanya-tanya, ini ada apa belum bisa diungkap. Nah itu salah satu tujuan kami menanyakan itu. Dan saya sudah berkoordinasi dengan Kasatreskrim terkait perkembangan itu, tapi tentu ini harus dirilis ke publik, biar publik tahu,” tandasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here