Tim Buser DLH Bakal Pajang Foto Pembuang Sampah Sembarangan di Medsos

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Tangsel Yepi Suherman.

METROTANGSEL.COM, Balekota – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga jengah dengan perilaku warga yang kerap buang sampah sembarangan.

Sebagai hukuman efek jera, pelaku yang tertangkap nantinya akan dikenanakan sejumlah sangsi. 

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Tangsel Yepi Suherman kepada metrotangsel.com, Sabtu (17/8) mengatakan, sangsi yang diberlakukan tidak hanya ancaman pidana dan denda paksa bayar di tempat, tapi juga ada sangsi sosial berupa foto pelaku dipajang dan diumumkan di media sosial. 

“Saat ini kita sedang kita siapkan aturanya yakni merevisi Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang pengeloaan sampah. Pasal-pasalnya kita sesuaikan agar ada punishment dan reward dalam mengatasi persoalan sampah ini. 

Saat ini, revisi Perda ini sedang dibahas di dewan, dan direvisi di Pemprov Banten. Mudah-mudahan pas ada dewan baru, Perda ini sudah ada. 

“Nantinya akan ada denda uang. Dari Rp 100 hingga 500 ribu. Tergantung nanti seberapa banyak volume sampah yang tertangkap tangan dibuang,” tambahnya. 

Lanjut sosok yang tengah ikut open bidding ini, nantinya tim buru sergap (buser) akan dibentuk dan ditugaskan menjaga area-area yang ditandai plang dibuang sampah sembarangan. 

Tim ini akan benar-benar dipush untuk aktif bekerja. Selain itu, juga ada tim tindak pidana ringan (tipiring) dengan melibatkan polisi, kejaksaan dan segala macamnya. 

“Apakah nanti dendanya lima ratus perak sekalipun, hukuman untuk pelaku buang sampah harus dan proses dan dipaksakan diberlakukan,” tegasnya. 

“Tapi yang jelas, foto pelaku buang sampah akan kita pajang di baliho atau media sosial. Ini hukuman atau sangsi sosialnya,” tambahnya. 

Lanjut Yepi, ada juga reward yang akan diberikan kepada pihak yang menangkap pelaku buang sampah sembarangan ini. 

Airin Keder Memasukan Paku dalam Botol hingga Jatuh saat Lomba Bakiak

“Kita siapkan juga rewardnya. Jangan sampai, ketika ada yang menangkap pelakuya tidak kasih imbalan. Harus ini,” tuturnya. 

Di tempat lain, anggota DPRD Tangsel, Sukarya mengapresiasi langkah DLH yang mendorong revisi Perda Nomor 3 ini. 

“Sangsi tegas penting, karena makin marak yang buang sampah sembarangan. Raperdanya masih dalam tahap pembahasan. Mudah-mudahan segera selesai,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here