Laseda, Ajang Memperkenalkan Sejarah Lokal di Kalangan Pelajar

METROTANGSEL.COM, Serpong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, mendorong kalangan pelajar lebih aktif dalam menggali wawasan nilai-nilai sejarah lokal di kota tersebut. 

Kasie Sejarah Tradisi Dindikbud Tangsel, Rohmat mengatakan, pelajar atau generasi muda di Kota Tangsel diharapkan tidak hanya memiliki wawasan terkait sejarah nasional saja. 

“Sejarah kota sendiri, Kota Tangsel harus juga dipelajari. Saya yakin,” kata Rohmat kepada metrotangsel.com, Rabu (21/8) di rumah makan Sae Pisan, Serpong. 

“Sebagai generasi penerus, wajib untuk mengetahui apa yang telah ada dan pernah terjadi sehingga menjadi sejarah yang patut dikenang dan tetap dijaga kelestariannya oleh anak-anak kita kedepanya,” tambahnya.

Salah satu saksi sejarah yang ia yakini belum banyak diketahui generasi sekarang keberadaanya, Monumen Palagan Lengkong, atau yang sering disebut Monumen Lengkong.

Bangunan yang dibuat pada tahun 1993 ini, kata Rohmat, untuk mengenang peristiwa Lengkong yang menewaskan 34 taruna dan 3 perwira, yakni Mayor Daan Mogot, Lettu Soebianto dan Lettu Soetopo.

Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi Dindikbud Tangsel, Rohmat.

Apa yang bisa dilakukan Dindik? Dindik bisa mendorong anak-anak lewat pengenalan wawasan sejarah. Salah satunya lawatan sejarah daerah (Laseda), dengan melibatkan ratusan pelajar dari sekolah negeri dan swasta. 

“Besok Kamis (22/8/2019) akan dibuka ibu wali kota sebelum bergerak ke lokasi Laseda seperti Taman Makam Pahlawan, Makam Palagan Lengkong, dan beberap lagi,” jelas Rohmat. 

“Kita berharap, kegiatan laseda yang dimaksud untuk menggali, menjaga, melestarikan, membina, dan mengembangkan kebudayaan yang ada di Kota Tangerang Selatan, menjadi pintu masuk generasi kita, pelajar Kota Tangsel mencintai sejarah dan kebudayaan di kotanya,” imbuhnya.

Pada kegiatan ini, Rohmat mengaku membekali para pelajar tersebut tentang nilai sejarah sebelum dilakukan kunjungan oleh beberapa narsum. “Sekarang teorinya kita bekali. Kamis besok baru praktek lapangan atau Laseda,” tutupnya.(adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here