Warga Koceak Setu Manfaatkan Air Limbah Kali Salak untuk Mandi dan Cuci Pakaian

METROTANGSEL.COM, Setu – Sejak 3 bulan terakhir ini warga RT 006/02, Kampung Koceak, Kelurahan Kranggan, Setu, Tangsel, harus rela menggunakan air limbah Kali Salak, untuk kebutuhan mencuci pakaian dan mandi. 

Salah Seorang warga setempat Sab’ah mengatakan, dia dan warga lainnya terpaksa menggunakan air yang berasal dari kali Lagoon maupun dari bekas buangan saluran air Perumahan Serpong Lagoon.

“Kita tahu itu air limbah. Cuman ya giman, karena kita kebingungan mendapatkan sumber air bersih sementara harus tetap mandi, mencuci baju ataupun kegiatan lainnya kan,” jelas Sab’ah kepada metrotangsel.com, Kamis (22/8).

Dikatakan Sab’ah, selain untuk cuci pakaiaj dan mandi warga juga ada yang membawa air limbah itu dengan galon sebagai bekal di rumah. “Kalau saya suka bawa airnya pakai galon. Ya lumayan buat sehari-hari,” jelas Sab’ah. 

“Air dari selokan itu. Dari kali dan campuran air dari perumahan,” katanya lagi.

Warga lainnya Rasti mengaku, daripada tidak mandi dan baju bau apek, mereka harus mengambil langkah menggunakan air limbah ini.

“Mau gimana. Masa mandi dan cuci harus numpang ke rumah orang lain. Kan ga mungkin. Makanya air limbah kita manfaatkan,” jelasnya.

Selama tidak mengakibatkan penyakit atau berdampak buruk untuk kesehatan, mereka mengaku nyaman-nyaman saja. “Selama anak-anak masih sehat mah, ga apa-apa. Mudah-mudahan sehat terus,” imbuhnya.

Pantauan metrotangsel.com di lapangan, kali kecil yang menjadi sarana mandi warga nampak keruh dan banyak dipenuhi lumut. Terkadang aroma bau dari bekas  sampah juga tercium di lokasi. 

Untuk mandi, warga melakukan penyaringan dengan membelokan arah air ke sisi kiri yang sudah disediakan tempat penampungan. Nah, di lokasi inilah warga ramai-ramai mandi dan mencuci pakain pada pagi dan sore hari.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here