Dinkop Dorong Warga Ciptakan Seratusan Ribu Laker Setiap Tahunnya. Serius ?

METROTANGSEL.COM, Ciputat – Dinas Koperasi UKM Tangsel mendorong terciptanya belasan ribu hingga seratusan ribu peluang usaha atau lapangan kerja (laker) baru setiap tahunnya.

Dari total jumlah penduduk Tangsel saat ini, 1-3 % warganya bisa terserap lapangan kerja yang dicreated warga itu sendiri.

“UKM baru itu kita memang harus tumbuhkan wirausaha-wirausaha pemula. Target kita itu 1 sampai 3% dari jumlah penduduk harus membuka lapangan kerja sendiri jadi wirausaha pemula,” ungkap Plt Kepala Dinas Koperadi UKM Tangsel, Dahlian Nadaek kepada metrotangsel.com, Selasa (27/8/2019).

Caranya, kata Dahlia, mendorong terciptanya pengusaha-pengusaha pemula melalui program studentpreneur dengan melibatkan sekolah maupun perguruan tinggi.

Harapanya mereka sesudah lulus tidak lagi mencari kerja, tapi justru menciptakan lapangan kerja sendiri.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Dahlia Nadaek

Cara lainnya, mendorong masyarakat ikut gabung dalam kegiatan perekoperasian atau anggota koperasi yang didalamnya ada pelaku UKM yang sudah memiliki wawasan maupun jam terbang terlatih.

“Seperti kemarin itu kita masuk ke sekolah-sekolah, masuk perguruan tinggi. Hampir semua perguruan tinggi di Kota Tangerang Selatan sudah kita sentuh melalui program kegiatan student preneur. Itu target kita,” jelas dia.

Dahlia mencontohkan, belum lama ini, pihaknya sempat mendorong sedikitnya 6 ribu mahasiswa Unpam yang hampir drop out terlibat dalam kegiatan perkoperasian.

“Yang 6000 an mahasiswa ini kita dorong membuka usaha sendiri. Mereka kita suruh menjual produk dari market ke minimarket-minimarket maupun mahasiswa lainnya. Tanpa modal mereka. Keuntungan yang didapat yaitu bisa untuk biaya sekolah sehingga dari ribuan mahasiswa ini tidak jadi drop out. Ada datanya kita,” tegas Dahlia.

Melalui koperasi dan pelaku UKM, Dahlia merasa optimistis targetan tersebut bisa dicapai setiap tahunnya. Apalagi sejauh ini, pihak Dinad Koperasi sedang gencar-gencarnya menertibkan koperasi yang tidak sehat maupun sebaliknya.

“Dari 500 ratusan koperasi yang terdaftar, setidaknya ada 130 an lebih yang kita daftarkan dan sudah dilikuidasi Kementerian Koperasi. Sisanya saat ini, koperasi yang tergolong sehat dan akan kita bina terus menerus melalui kegiatan pendamping di lapangan. Mudah-mudahan, target ibu wali menjadikan Tangsel kota koperasi terealisasi,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here