Terganjal Status Lahan, Rumah Janda di Kampung So Tak Kunjung Dibangun

METROTANGSEL.COM, Serpong – Rencana Pemkot Tangsel membangun rumah janda empat anak, Yekah di Kampung So, RT 004/02, Serpong, dalam waktu dekat ini dipastikan masih terhambat pembebasan lahan.

Padahal, awal September besok rumah Yeka sudah masuk perencanaan pembangunan. Masalah lahan ini, harus clear dulu sehingga tidak ada gugatan kedepannya. 

Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel, Carsono mengatakan, sampai saat ini pemkot masih menunggu jawaban dari pihak pengembang, karena lahan tersebut diketahui overlap dengan HGB nya pengembang.

“Jadi tanahnya si warga (Yeka) itu, dalam peta BPN itu, SHM nya overlap dengan HGB nya BSD. Makanya kita belum berani langsung bangun. Kita minta klarifikasi dari pihak BSD dulu. Itu yang belum dijawab sampai sekarang. Itu mungkin persoalanya,” kata Carsono saat dihubungi metrotangsel.com, Selasa (27/8/2019).

Sebenarnya, lanjut dia, tim dari CSR dan BJB sendiri sudah siap bergerak membangun rumah janda itu, awal September ini.

“Kalau sampai awal September terkait klarifikasi tanah yang overlap belum ada juga jawaban, saya akan datangi BSD nya untuk cepat menyelesaikannya dengan BPN. Itu aja paling,” tegasnya.

Pantauan metrotangsel.com di lokasi, Yekah sekeluarga nampak sudah mengosongkan rumah reot ini dan pindah ke kontrakan.

Perabotannya juga sudah dipindahkan ke kontrakan yang didiami dalam kurun dua bulan kedepan. 

Namun hingga saat ini, rumah Yeka masih terlihat seperti sebelumnya, reot dan bahkan cenderung mulai rapuh.

Bedanya, pelataran depannya dirataakan dengan tanah merah saja menunggu pembangunan yang dijanjikan Pemkot Tangsel.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here