Dua Jemaah Haji Meninggal, Satu Orang Masih Tertahan di Mekkah

METROTANGSEL.COM, Serpong – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tansel, Abdul Rojak menegaskan, jemaah haji di kota tersebut yang meninggal pada tahun ini (2019) berjumlah dua orang.

Dan dimakamkan langsung di Mekkah. Usianya rata-rata 60 tahun. 

Jemaah haji yang meninggal itu yakni Siti Hawa Lismawarni, no pasport c1298889 dan no porsi  2800128845, jemaah rombongan 9 meninggal di RS. Faisal, pukul 08.15waktu Mekkah. 

Lalu DR. H. Kamran Lossen SH, MH bin ibrahim (59), juga meninggal di RS King Faisal Mekkah. Almarhum tinggal di kp. Cilalung RT 005/018 Sarua Ciputat.

Sedangkan satu jamaah lagi, hj. Darul Hikmah asal Pamulang masih tertahan di RS King Faad karena sakit. Dan rencananya, jamaah tersebut akan dirujuk ke RS Arab Saudi. 

“Jemaah haji Darul Hikmah asal Pamulang atas nama Haji Nasid kloter 15, usia 70 tahun. Sampai ini masih tertahan karena sakit jantung. Ditahan dulu karena harus dirawat dulu,” tegas Abdul Rojak, ditemui di Serpong, Rabu (28/8).

Sebelum berangkat ke Mekkah juga, kata Rojak, memang sudah ada indikasi sakit dan bahkan seminggu dirawat sebelum berangkat haji. “Sebelum berangat pun, memang sudah ada indikasi sakit,” jelas Rojak.

Untuk pemulangan jemaah haji ini, lanjut Rojak, akan dipulangkan setelah dinyatakan sembuh oleh tim dokter di Mekkah.

Selama di sana, yang bersangkutan menjadi tanggungjawab daerah kerja Mekkah, tim kerja haji Indonesia. 

“Dipulangkannya setelah ada rekomendasi sehat dari dokter di sana. Nanti pulangnya mengikuti kloter selanjutnya, dititipkan. Bisa ikut kloter Lampung, Jakarta tergantung seat pesawat kosongnya di mana,” tegasnya. 

“Tahun ini dua orang meninggal. Kalau tahun sebelumnya ada empat orang. Kita berharap full kembali sebenarnya. Tapi yang namanya meninggal, kita ga bisa nolak kan,” tambahnya.

Seperti diketahui, kloter pertama sudah tiba di Tangsel pada Rabu (28/8). Sebelum pulang ke rumah masing-masing, para haji ini didrop ke kantot Kecamatan untuk selanjutnya dijemput keluarga dan pulang. 

“Alhamdulillah sudah pada pulang tadi. Kita jemput dari bandara dan menuju Pondok Gede sebelum diturunkan di kantor kecamatan masing-masing,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here