Dosen Jomblo Ini Juarai SML Drone Competition 2019

METROTANGSEL.COM, Serpong – Sinar Mas Land Drone Competition pada Sabtu (31/8) resmi berakhir.

Baik periode pertama dan kedua, pemenangnya juga sudah diketahui. Salah satu pemenangnya yaitu Nurul Inayah.

Ya, perempuan bertubuh mungil asal Cikarang itu tidak menyangka bakal menjadi juara dalam kompetisi bergengsi tersebut.

Bahkan saat namanya dipanggil, Inayah masih nampak tidak percaya.

Padahal, kata dosen berusia 25 tahun ini, video nya sangat-sangat sederhana. Durasinya pun hanya dua menit sesuai ketentuan lomba.

“Alhamdulillah, masih engga nyangka akhirnya biasa juara,” kata wanita yang tergabung dalam komunitas drone Cikarang ini.

“Video aku tuh cuman dua menit. Video ku biasa banget. Mungkin yang membedakan dari yang lain kalau tadi dengar komentar juri, ada voice over nya. Ada story nya di video itu. Memang ada ceritanya. Kalau aku tinggal di BSD, setiap pagi ada kicau burung. Terus aku ke mana-mana gampang. Jadi video nya memang mengundang orang untuk mau tinggal di BSD,” tambah wanita yang berstatus jomblo ini.

Inayah mengaku, sebenarnya dia hampir tidak bisa shooting untuk kompetisi ini.

Ceritanya, kala itu, kendaraan yang dibawa Inayah bersama temannya akinya tiba-tiba mati.

“Beruntungnya ada mas-mas MCd yang bantuin. Terimakasih bangat mas MCd. Dia membantu jumpering mobil saya. Pokoknya terimakasih bangat mas-mas MCd,” kata wanita berusia 25 tahun ini.

Untuk proses pengambilan gambarnya sendiri, jelas Dosen Akademi Komunitas Multistrada Cikarang ini, dilakukan selama satu hari full di seluruh spot yang sudah ditentukan dalam lomba. Termasuk juga ke Cisauk, the breeze, Prasmul dan beberapa tempat perbelanjaan.

“Kalau shooting hanya satu hari saja. Aku dan temanku. Dia bantu proses editing, tapi kalau voice over aku sendiri. Video nya memang sengaja pendek. Kalau kelamaan, orang kan bisa bosan lihatnya,” kata wanita yang berstatus engineering ini.

Ditanya apakah ini kali pertama Inayah ikut lomba drone, ternyata dia sudah sering ikut lomba video, vlog dan drone. Baik di Bali, Balikpapan.

“Sudah sering juga sih ikut lomba. Kalau di Bali juara dan Alhamdulillah sekarang juara 1,” katanya tersenyum.

Bagaimana kompetisinya ? Menurut Inayah, kompetisinya sangat bagus. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya peserta dan komunitas yang ikut berkompetisi. Padahal biasanya, lanjut Inayah, hanya 50 an yang ikut.

“Banyaknya yang tahu dan ikut. Dengan 90 pilot dan 120 an video, kompetisinya sangat luar biasa ya,” tutup wanita yang baru setahun ini menekuni drone.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here