Pawarja Berharab Bisa Guyub dan Nguripi Membangun Tangsel

METROTANGSEL.COM, Serpong – Sebaran etnis Jawa di Kota Tangsel ternyata cukup banyak juga.

Persentasenya mencapai 64 persen dan tersebar di seluruh kecamatan kota tersebut. 

Ketua Paguyuban Warga Jawa (Pawarja) Tangsel, Mayjen (purn) Gatot Subroto menyampaikan, sesuai visi misi Pawarja yakni Guyub Rukun Urip Urup Nguripi.

Pawarja sangat berharap bisa ikut berperan dan berpartisipasi aktif dalam membangun Kota Tangsel. 

Juga, kata Jenderal Gatot, etnis Jawa harusnya bisa lebih diperhatikan mengingat jumlahnya yang banyak ini. 

“Kalau melihat visi misi Pawarja, kebersamaan untuk dapat selalu bersilaturahmi, rukun dalam keselarasan untuk saling bekerja sama dan saling mendukung, Urip selalu menumbuhkan pribadi yang mandiri, dan Urup selalu memberikan semangat pada sesama dan Nguripi emberikan manfaat terhadap sesama. Jadi sudah sewajarnya, Pawarja dilibatkan dalam membangun Kota Tangsel, “kata Jenderal Gatot. 

“Besar harapan kami, denga jumlah kami yang 64% ini bisa diberdayakan semaksimal mungkin. Mohon dapatnya diarahkan dibimbing Dan juga mungkin disejahterakan,” tambah Gatot usai dilantik sebagai Ketua Pawarja periode ke3 ini.

Sementara Wakil Wali Kota dalam kesempatan meresmikan pengurus Pawarja periode 2019-2024 menyampakan ucapan selamat pada pengurus Pawarja baru.

“Saudara-saudara sebagai pengurus paguyuban warga Jawa Kota Tangerang Selatan periode 2019-2024, saya yakin dan percaya bapak saudara-saudara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan Allah SWT. Semoga TYME selalu memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita semua,” tutur Bang Ben singkat.

Pelantikan pengurus Pawarja Periode 2019-2024 ini dihadiri sejumlah Kepala Dinas di Kota Tangsel.

Turut hadir Kepala Kajari, Wakapolres Tangsel, Plt Dinas Perkim, Plt Dispora Suharno, Asda 1 Rahmat Salam, Ditektur Keuangan PT PITS Ruhamaben, dan sejumlah pejabat lainnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here