Ketua DPRD Minta Pemkot Segera Selesaikan Pembangunan Rumah Janda Yekah

H Sukarya

METROTANGSEL.COM, Serpong – Ketua Sementara DPRD Tangsel  Sukarya meminta Pemkot Tangsel melalui dinas terkait segera memulai pembangunan rumah janda Yekah, meski ada indikasi ada overlap HGB lahanya dengan salah satu developer. 

Itu harus segera diclearkan masalah tanahnya. “Segeralah mulai pembangunan rumahnya. Kasihan itu warga, ada nenek-nenek yang tinggal di situ. Mau sampai kapan. Pengembangnya juga legowo lah,” kata Sukarya, kepada metrotangsel.com, Minggu (1/9).

Terkait tanah ini, kaya Sukarya, memang harus diclearkan dulu. Baik pengembang atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) harus ditanyakan.

Pengembang bisa memiliki HGB atad dasar apa. Begitu juga dengan BPN, kenapa mereka bisa mengeluarkan sertifikat. 

“Itu dulu yang dikejar. Kalau sampai pengembang lagu-laguan ngaku dapat sertifikat karena hak nya, BPN yang dikejar. BPN kok bisa ngukur tanah dan terbitkan sertifikatnya. Bisa juga mungkin, tanah ini memang sudah dijual oleh “oknum” tanpa sepengatahuan yang punya tanah,” jelas dia mantan Lurah ini.

“Tapi kalau menurut saya, pengembang harusnya bisa menggunakan nurani kemanusiaan pengecualin untuk janda ini. Pemkot bisa mendesak pengembang ini dengan berbagai kemampuan komunikasi yang dipunyai,” urainya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel, Carsono mengatakan, sampai saat ini pemkot masih menunggu jawaban dari BSD, karena lahan yang saat ini didiami janda Yekah dan keluarganya tersebut overlap dengan HGB nya pengembang. 

“Jadi tanahnya si warga (Yeka) itu, dalam peta BPN itu, SHM nya overlap dengan HGB nya BSD. Makanya kita belum berani langsung bangun. Kita minta klarifikasi dari pihak BSD dulu. Itu yang belum dijawab sampai sekarang. Itu mungkin persoalanya,” kata Carsono saat dihubungi sebelumnya. 

Sebenarnya, lanjut dia, tim dari CSR dan BJB sendiri sudah siap bergerak membangun rumah janda itu, awal September ini.

Karena itu, Carsono akan terus menunggu dan bahkan mendatangi BSD untuk segera menuntaskan persoalan overlap HGB ini dengan pihak BPN. 

“Kalau sampai awal September terkait klarifikasi tanah yang overlap belum ada juga jawaban, saya akan datangi BSD nya untuk cepat menyelesaikannya dengan BPN. Itu aja paling,” tegasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here