Tiga Tahun Disosialisasikan, Kini Pemkot akan Bentuk Satgas Kawasan Anti Rokok

METROTANGSEL.COM, Serpong – Kota Tangerang Selatan ternyata memiliki peraturan daerah tentang kawasan larangan merokok.

Perda Nomor 4 Tahun 2016 itu, selama tiga tahun belakangan tidak ada yang tahu keberadaanya, dengan dalih disosialisasikan. 

Kini, pemkot merasa akan menerapkannya dengan membentuk satuan tugas (satgas).

“Kita selalu dihadapkan pada dikotomi bahwa rokok menyumbang pendapatan daerah. Tapi apapun alasanya bahwa di Tangerang Selatan, kita sudah memiliki Perda kawasan larangan merokok. Ini aspirasi masyarakat,” kata Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Serpong, Selasa (3/9/2019).

Guna mendukung keberadaan Perda ini, kata Bang Ben, perlu ada satuan tugas khusus yang nantinya membantu menerapkan aturan ini. Seluruh OPD, lanjut Bang Ben, harus memiliki satgas. 

“Saat ini, mungkin jangka pendeknya, Perda ini hanya mengatur tentang kawasan larangan merokok. Tapi kedepan, kita harapkan dengan adanya Perda ini, akan terbentuk budaya bebas rokok Kota Tangsel sehat dengan bebas rokok,” tegas Bang Ben. 

Oleh karena itu, tambah Ben, satgas harus segera dibentuk  di masing-masing OPD.

Bisa dengan SK kepala dinas atau dengan surat penugasan lainya. Terpenting, satgasnya bekerja.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (kesmas)  Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Iin Setiawati mengatakan selama 3 tahun itu Perda disahkan,  pihaknya hanya melakukan sosialisasi. 

Baik itu ke Puskesmas atau ke tempat pengajian. Bahkan sosialisasi pernah juga menyasar juga sopir angkot.

“Kita selama tiga tahun ini, dikasih kesempatan untuk sosialisasi kepada masyarakat. Jadi tidak langsung ada tindakan ke masyarakatnya,” jelas Iin ditemui usai acara. 

Maka pihaknya sekarang akan membentuk Satgas yang bertugas membantu melakukan sosialisasi sekaligus pengawasan san pembinaan.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here