Lawan Arus dan Tidak Gunakan Helm SNI Dominasi Pelanggaran Lalin Selama Razia

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKp Lalu Hedwin

METROTANGSEL.COM, Serpong – Sudah sepekan terakhir ini Operasi Patuh Jaya dilaksanakan Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

Hasilnya, dari 1.227 pelanggar lalu lintas yang terjaring, lawan arus dan tanpa helm mendominasi pelanggaran.

“Dari data selama seminggu dilakukan operasi, tercatat ada 1.227 pelanggar. Umumnya lawan arus dan tidak memakai helm,” ungkap Kasatlantas Polres Tangsel, Ajun Komisaris Lalu Hedwin Hanggara.

Dari data tersebut, ia memerinci memang pelanggaran terbanyak adalah pengendara roda dua yang melawan arus. Jumlahnya mencapai 806 pelanggaran.

“Dengan pelanggaran paling banyak ya itu melawan arus dan tidak menggunakan helm yang SNI,” ujarnya.

Sementata pengendara mobil yang melanggar lalu lintas dan berhasil terjaring pada operasi itu jumlahnya sebanyak 400-an pelanggar. Rata-rata kelebihan muatan.

“Kalau R4 sekitar 400-an pelanggaran, sekitar sepertiga dari jumlah total. Kalau roda empat didominasi pelanggaran overload, jadi melebihi batas muatan,” jelasnya.

Lalu mengimbau kepada para pengguna jalan agar mematuhi peraturan berlalu-lintas demi keselamatan bersama.

“Imbauan untuk masyarakat agar tertib lalu lintas, mengerti tentang peraturan lalu lintas dan yang paling penting adalah memahami bahwa mentaati atau mengikuti peraturan lalu lintas untuk keselamatan bersama, bukan hanya untuk pribadi tapi untuk keselamatan semua pengguna jalan,” imbaunya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here