PSI Bakal Tolak Calon Wali Kota- Wakil Wali Kota Berpoligami

Ketua Fraksi PSI DPRD Tangsel Ferdinsyah

METROTANGSEL.COM, Setu – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tegas dan komitmen terhadap kebijakan partai, terkait larangan poligami.

Termasuk juga akan diterapkan saat penjaringan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tangsel di Pilkada 2020 mendatang.

Ketua Fraksi PSI DPRD Tangsel Ferdinsyah mengatakan, diinternal PSI memang ada larangan keras terkait larangan berpoligami ini.

Tapi mengenai prosedural penerapanya termasuk petunjuk tekhnis dan juklasnya untuk Pilkada Tangsel, akan disampaikan panitia konvensi DPD. 

“Di kita pun, di internal pun memang apa namanya, ada larangan untuk berpoligami. Kalau memang mengacu pada aturan kader, kita memang dilarang berpoligami. Keras sekali,” kata Ferdy, ditemui di ruang Fraksi PSI DPRD Tangsel, Rabu (11/9).

Jadi kemungkinan, kata Sekretaris DPD PSI Tangsel itu, karena syaratnya belum disampaikan secara tertulis baru secara lisan, apakah akan diterapkan di Tangsel, kepastianya akan disampaikan DPP melalui DPD.

“Kalaupun itu memang nantinya akan diacu pada syarat untuk bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tangsel dari PSI, kemungkinanya akan diberlakukan juga. Tapi tunggu nanti panitia konvensi yang akan menyampaikanya,” tegas sosok yang juga dosen ini. 

Sementara terkait akses keterbukaan informasi data saat penjaringan calon, Ferdy mengatakan, jelas harus dibuka ke publik, sehingga masyarakat tahu track record dari calon terkait.

Termasuk calon yang mencoba peruntungan diusung oleh PSI. 

“Artinya jangan sampai seperti membeli kucing dala karung. Masyarakat berhak tahu. Kita engga dia loh. Mau anak siapa, posisinya apa, masyarakat harus mengetahui calon pemimpinnya lima tahun kedepan. Normatifnya seperti itu sih,” tutupnya.(sam/asn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here