Sampaikan Kuliah Umum, Menteri Airlangga Siap Ubah ITI jadi Kampus Negeri di Banten

METROTANGSEL.COM, Setu
Menteri Perindusrian Republik Indonesia Airlangga Hartarto memberikan kuliah umum di Institut Teknologi Indonesia (ITI) Setu, Tangsel, Jumat (13/9), bertempat di Aula Gedung G ITI lantai 3.
Dalam kuliah umum ini, Airlangga membahas rencana ITI akan menjadi perguruan tinggi negeri di Banten.
Karena keinginan itu, kata Airlangga, juga salah satu amanah almarhum BJ Habibie yang pernah disampaikan juga ke Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany.
“Sebelum beliau (Pak Habibie, red) meninggal, Saya sudah bicara ke Pak Presiden Joko Widodo, bahwa Banten memerlukan sebuah  Institut, apalagi di era 4.0, maka institute yang tepat dan lokasinya tepat yang berdiri di tanah Negara namanya Institut Teknologi Indonesia (ITI),” ungkap Airlangga.
Airlangga dalam kesempatan ini turut didampingi Kepala BPSDM Kementerian Perindustrian Eko S.A. Cahyanto.
“Pak Eko ini membawahi 10 politeknik dan 11 SMK di Kementerian Perindustrian, dimana menjadi percontohan dan di nasionalkan programnya,” jelasnya.
Dalam tiga tahun terakhir ini, lanjut dia, tidak ada institute yang terlengkap dan sebaik ITI ini.
“Jadi saya datang tugasnya disuruh itu aja sama Pak Rektor,” beber Airlangga seraya tertawa.
“Kita sama-sama berdoa, kita kompak, bagaimana kita mengalihkan aset yayasan ke tanah milik Negara,” tambahnya.
ITI akan dijadikan Perguruan tinggi Negeri di Banten, dimana Banten sendiri sudah didorong menjadi cluster silicon village nya Indonesia.
“Sekarang kita bahas kajiannya seperti apa,semoga legalnya bisa diselesaikan dalam waktu dekat ini,” akunya singkat.
Sementara Rektor ITI, Isnuwardianto, mengungkapkan dalam menyongsong era 4.0 dengan usia yang ke-35 ini, ITI diharapkan bisa memberikan sumbangsih, peran dan pengabdian kepada bangsa dan Negara.
“Dan kita perlu bersama-sama merealisasikan tekad ini menjadi kenyataan, kami masih ingat saat Bapak Airlangga memberikan kuliah umum, waktu itu Pak Airlangga memberikan motivasi ke kami semua, untuk mampu bertahan dan bangkit dalam menghadapi persoalan ini,” kenang rektor.
“Dan Alhamdulillah kita bisa mengatasi persoalan ini. Bahkan kita berusaha terbang, sepertinya kita belajar terus-terusan sampai kita tidak bisa bernapas, dengan hadirnya Bapak, membangkitkan kita sekarang mudah-mudahan kita mendapatkan sayap untuk terbang,” ungkapnya.
Terima kasih kepada Bapak Menteri atas dukungannya. “Mudah-mudahan apa yang kita inginkan bersama ini dapat terwujud dengan cepat, menjadikan ITI sebagai Institute Negeri di Banten,” harapnya.
Hal senada pun disampaikan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Seperti pesan Pak Habibie ke dirinya, Airin bersama dengan Menteri Perindustrian dan Keluarga Besar ITI akan memperjuangkan ITI menjadi Institute Negeri di Banten.
“Sedang dalam kajian, dan penyelesaian legalnya, jika sudah akan dibahas bersama-sama,” tutup Airin.(rls/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here