Kabid Media Massa Kemenko Polhukam Akan Bersaing di Pilkada Tangsel

METROTANGSEL.COM, Serpong Utara – Kepala Bidang Media Massa Kemenko Polhukam, Kolonel Beben Nurpadilah sudah memantapkan diri melanjutkan kiprahnya sebagai calon Wali Kota Tangsel di Pilkada 2020 mendatang. 

Pada Sabtu, (14/9), Kolonel Beben pun mengembalikan form penjaringan balon wali kota-wakil wali kota ke kantor DPC PDIP. 

“Saya mengembalikan formulir pendaftaran ya, yang udah saya isi sesuai dengan format yang sudah ada di situ. Saya sudah ada tanda tangannya, istilahnya kontrak untuk saya yang mendaftar melalui jalur PDIP ini,” kata Beben.

Meski masih tercatat sebagai TNI AU aktif, Kolonel Beben mengaku sudah mantap ingin membangun tanah kelahiranya, Kota Tangerang Selatan.

Karenanya, kelak jika dukungan masyarakat yang menginginkan dirinya berkiprah sebagai calon wali kota, ia pun siap meninggalkan dunia militer.

“Saya masih aktif. Saya sudah 28 tahun berdinas. Kalau mengundurkan diri kan, ada prosesnya sesuai Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 Pasal 47, dimana disebutkan prajurit TNI yang akan menduduki jabatan sipil kan harus mengundurkan diri harus keluar,” jelasnya pria yang pernah ikut kursus Jurnalistik Puspen TNI tahun 1996 ini.

Ditanya alasan membidik Tangsel? Beben menjelaskan, sebagai putra daerah ia tentu saja merasa terpanggil untuk membangun dan memajukan daerah kelahirannya.

 ”Pertama saya jelas niat lah ya. Saya ingin Tangsel lebih maju lagi. Tangsel sudah maju dibawah kepemimpinan bu Airin dan Pak Benyamin. Tapi kan saya sebagai putra daerah, saya pikir saya harus turun juga untuk sama-sama mewujudkan Tangsel lebih makmur, lebih sejahtera dan lebih adil untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Tangsel kedepanya,” beber Kabid Media Massa Kemenko Polhukam itu.

Dikatakan Beben, peluangnya untuk menerapkan visi misi dan idenya akan lebih terakomodir jika berada dalam sebuah lingkaran pemerintah.

“Kalau kita, saya di luar pemerintahan kan nggak bisa (secara langsung membangun Tangsel). Bisanya cuman mensupport, mendorong saja. Ga terlalu efektif,” tandas Beben yang pernah mendapat penghargaan Bintang Swa Buana Paksa Nararya dan tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma.

Persaingan mendapatkan kendaraan politik sebagai syarat maju di Pilkada Tangsel, makin ketat dengan kemunculan nama-nama beken.

Tapi Kolonel Beben, hal itu bukan persoalan serius. Karena siapapun masih berkesempatan diusung partai. Baik PDIP, Golkar, Demokrat, Gerindra maupun parpol lainnya.

“Kendaraan politiknya itu kan dari partai ya. Jadi saya ya daftar ke PDIP salah satunya yang sudah buka pendaftaran. Nanti ke partailain juga. Komunikasi dengan Demokrat, Gerindra sudah. Kemarin dengan Pak Sekjen Gerindra juga sudah komunikasi, silaturahmi lah ya,” akunya.

“Kalau untuk pasangan, kita lihat saja nanti. Bisa dengan siapa saja. Yang penting sepaham, satu visi misi, satu kesamaan pikiran membangun Kota Tangerang Selatan,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here