Total Dana Pilkada Tangsel Rp 85 Miliar, KPU Akan Sampaikan Langsung ke Airin

METROTANGSEL.COM, Setu- DPRD Kota Tangsel meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat segera mengajukan anggaran perubahan untuk pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang.

 Pasalnya hingga kini, dewan belum mengetahui detail ajuan perubahan dari penyelanggara pemilu itu.

Sebelumnya, KPU mengaku ada kenaikan anggaran untuk honorium lembaga add-hock yang berada di bawah Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat Kota/Kabupaten.

KPU pun mengajukan tambahan Rp 20 miliar, sehingga total anggaran Pilkada yang diharapkan yakni Rp 85 miliar. 

Lembaga add-hock yang dimaksud seperti Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), Panitia Pemingran Suara (PPS), Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia pendaftaran Pemilih (Pantarlih).

Wakil Ketua DPRD Tangsel, Iwan Rahayu meminta agar KPU segera melakukan komunikasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), agar usulan kenaikan anggaran tersebut bisa serta dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

“Saat ini Pemkot Tangsel telah menyusun KUA-PPAS APBD 2020, yang di dalamnya termasuk pengajuan anggaran KPU untuk Pilkada sebesar Rp 60 Miliar. Jadi saran kami segera ajukan perubahan ke TAPD, agar segera diubah pula usulan anggaran yang sebelumnya ada di KUA-PPAS APBD 2020,” ujar Iwan.

Dalam pengajuan kenaikan anggaran KPU Tangsel harus jelas aturan dari pusatnya, sehingga tidak terkesan ada kenaikan anggaran yang dilakukan sepihak oleh KPU.

Sementara Divisi Pokja Hukum KPU Tangsel, M Taufiq MZ mengatakan, Jumat (27/9), pihaknya akan bertemu dengan Wali Kota Tangsel membahas detail kebutuhan dana yang diperlukan untuk Pilkada nanti.

“Kita mau ketemu sama wali kota dulu, untuk finalisasi anggaranya,” katanya singkat.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here