Ratusan Pelajar Tangsel Ngeyel Ikut Demo, Polisi: Kita Kedepankan Pendekatan Humanis

METROTANGSEL.COM, Serpong- Seluruh jajaran Kapolsek serta anak buahnya yang berada dibawah komando Polres, Senin (30/9), benar-benar dibuat sibuk dan harus bekerja keras menghalau pelajar yang hendak berangkat demo ke Jakarta.

Tidak hanya pelajar dari Kota Tangsel, tapi juga ada yang dari Kabupaten Bogor sekitarnya.

Sejak pagi hari, aparat baju coklat itu sudah menyebar ke sejumlah titik yang diduga pusat keberangkatan pelajar.

Di Jalan Siliwangi Pamulang, sekitar pukul 13.30wib, polisi yang mendapati puluhan pelajar yang menumpangi dua truk terpaksa diberhentikan tepat saat berada di Bundaran Pamulang.

Sejumlah polisi yang berusaha melakukan pendekatan persuasif seakan dibikin emosi para pelajar yang berada di truk saat diminta turun dan pulang ke rumah masing-masing.

Mereka turun, tapi tidak mau membubarkan diri. Ketegangan pun terjadi, namun polisi tetap cooling down. 

Sementara di Serpong, ratusan pelajar yang berasal daerah Bogor dan menumpangi truk juga, berhasil dicegah dan diamankan ke kantor.

Padahal menjelang siang sebelumnya, polisi sempat juga mengamankan puluhan pelajar yang berada di sekitaran jembatan Stasiun Rawabuntu. 

“Kita amankan seratusan lebih pelajar dari Bogor yang gabung aksi demo ke Jakarta,” jelas Kapolsek Serpong, Kompol Sthepanus Luckyto. 

Dijelaskan Luckyto, para pelajar ini oleh polisi diberikan pengarahan bahwa demo bisa membahayakan diri mereka sendiri.

Lagi pula, mereka tidak paham, tuntutan yang akan disampaikan apa nantiya.

Dia tidak menampik ada perlawanan berujung ketegangan dengan pelajar ini.

“Namun kita tetap mengedepankan pendekatan humanis dan meminta baik-baik agar mereka pulang. Dan mereka mengerti arahan dari kita,” bebernya. 

“Kalau untuk mahasiswa kita arahkan untuk tidak merusak fasilitas umum, menyampaikan aspirasi secara baik dan benar saat demo. Tadi memang ada 30 an mahasiswa yang berangkat di Stasiun Rawabuntu,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here