Kendaraan di Masjid Al Ikhlas Cilengang Sasaran Empuk Pelaku Ranmor

METROTANGSEL.COM, Serpong- Aksi pencurian kendaraan bermotor di Masjid Al Ikhlas, Cilenggang, Serpong, Kota Tangsel, marak terjadi.

Pelaku bahkan diduga memiliki senjata api saat melakukan aksinya. 

Pada Kamis (3/10), aksi pencurian di Masjid yang berlokasi di Jalan Cilenggang 1, RT006 RW 002, Cilenggang, Serpong itu terjadi dinihari, saat jemaah lagi melaksanakan sholat subuh berjamaah.

Kejadian pencurian itu terekam oleh CCTV masjid, kemudian rekaman itu di posting akun@ikbalnur_adia laman instagramnya.

Diduga motor yang dicuri adalah motor honda beat, dengan ciri-ciri pelaku berbaju merah.

Marbot Masjid Al-Ikhlas Maman (59) mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekira jam 5pas sholat subuh.

“Kejadiannya subuh jam 5an lah kemarin, posisi pas lagi rakaat kedua sholat shubuh,” ujarnya saat ditemui di Masjid Al-Ikhlas, Jum’at (4/10).

“Itu kalau dilihat di rekaman kayaknya motor honda beat yang dicuri, terus yang ngambil motornya berbaju merah,” jelasnya.

Maman menjelaskan, korban sekarang sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polisi. “Orangnya juga udah lapor ke Binmas Serpong,” 

Maman mengatakan, rata-rata pencurian tersebut terjadi di waktu subuh.

“Sering terjadi disini, kebanyakan diwaktu subuh. Bahkan pernah sekali pencurian pas waktu solat jumat,” ungkapnya.

Pernah sekali gagal, lanjut Maman, diteriakin warga, maling tersebut kabur. “Namun saat ingin diteriaki lagi, maling itu ngeluarin pistol,” tuturnya.

Disisi lain Tuti, 40 Tahun, Warga Cilenggang yang menjadi korban pencurian motor mengatakan, sekitar 6 atau 7 bulan yang lalu diwaktu subuh, motor NMax punya suaminya dicuri.

“Sudah setahun ini sering terjadi di wilayah ini, motor suami saya sekitar 6 atau 7 bulan yang lalu juga hilang pas subuh,” jelasnya.

Tuti menuturkan, walau sudah sering terjadi pencurian dirinya heran pelaku tersebut belum juga tertangkap.

“Herannya belum pernah kena, padahal dibelakang masjid ada juga mobil yang dicuri. Tapi ada juga yang gagal, maghrib-maghrib maling motor, baru 2 bulan yang lalu, diteriakin warga, ehh terus dia nodongin pistol ke warga, ya jadinya warga enggak jadi teriak,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Serpong, Kompol Stephanus Luckyto saat dihubungi oleh teman media mengaku belum menerima laporan.

“Kita belum menerima laporan, nanti kita cek dulu,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here